Mobil Ramah Lingkungan Inovasi UNS Solo

0 43

infowonogiri.com- SOLO – Seolah tak mau kalah dengan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK), mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) mengembangkan mobil bertenaga listrik.

Mobil ini telah dikembangkan sejak setahun terakhir ini diklaim ramah sebagai mobil yang lingkungan. Mobil ini mampu menempuh perjalanan selama kurang lebih empat jam, dengan kecepatan maksimal 60 kilometer per jam.

Cikal bakal mobil listrik itu diawali dari keberhasilan pembuatan mobil dengan bahan bakar bioetanol, yang bekerja sama dengan PT Industri Kereta Api (Inka) Madiun.

“Setelah pembuatan mobil berbahan bakar bioetanol berhasil, kami lantas mengembangkan dengan membuat mobil listrik sendiri,” Ujar Dekan Fakultas Teknik UNS Solo Kuncoro Diharjo. Minggu (11/3/2012), di sela pameran industri kreatif di Kampus UNS.

Sebagai jenis city car, mobil listrik tersebut berukuran mini dengan kapasitas kabin sekitar empat orang. Bodi mobil memakai bahan komposit yang lebih ringan, kuat, dan ramah lingkungan .

Bodi tersebut dibuat sendiri di laboratorium Fakultas Teknik UNS. Namun, saat dipamerkan kemarin, penggarapan mobil tersebut belum sepenuhnya selesai. Kursi penumpang belakang belum terpasang. Meski begitu, mobil ini cukup menarik perhatian pengunjung.

Seperti dilansir dari Tribun News, Muhammad Himyadi, anggota tim pembuat mobil listrik menambahkan, “mobil tersebut memang belum 100 persen rampung, kursi belakang saja belum ada. Masih ada sejumlah perbaikan. Sistem komputerisasi juga belum diuji,” jelasnya.

Mobil listrik yang diberi nama “Semar T” alias Sebelas Maret berbasis Teknologi Elektrik, selama ini masih menggunakan sistem pengaturan tenaga manual.

“Tapi sudah kami pasang sistem komputerisasi untuk mengatur penggunaan energi,” tutur mahasiswa pasca sarjana Teknik Mesin semester akhir. Sistem komputerisasi tersebut berfungsi seperti layaknya ECU (electronic control unit) .

Rektor UNS Solo Ravik Karsidi mengatakan, perguruan tinggi memiliki kewajiban melakukan beragam inovasi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Satu diantaranya adalah mobil listrik Semar T, yang mengedepankan teknologi ramah lingkungan.

“Jadi, tidak perlu bingung kalau harga BBM naik. Apa yang kami lakukan ini hanya sebatas inovasi, belum masuk ke dunia industri,” katanya di lokasi pameran. ([email protected])

error: Content is protected !!