Kantor Pemenang Lelang Berkantor Di Boyolali 2

2 29

infowonogiri.com-WONOGIRI-Siapa pemenang lelang Dana Alokasi Khusus (DAK) Buku Kabupaten Wonogiri senilai Rp.12,32 milliar? Hasil investigasi diduga proyek buku tersebut ada indikasi ‘rekayasa’ pada proses lelang. Dari 12 peserta lelang, hanya satu yang lulus hingga dimumumkannya pemenangnya oleh panitia lelang. Adalah PT. Tunjung Seto berkantor di Boyolali.

Nah, seperti apa kondisinya? Tidak mudah untuk menemukan PT Tunjung Seto. Namun akhirnya berhasi ditemukannya. Keperluannya adalah untuk mengkonfirmasi terkait dugaan rekayasa yang  muncul ke permukaan. PT Tunjung Seto perusahaan yang tidak dikenal di Wonogiri. Tunjung Seto beralamat di Jl. Pelem Kupas Boyolali.

Sebelum ditemukan, sempat terlintas bawha kantor PT Tunjung Seto menempati bangunan yang mewah. Halamannya luas, dipenuhi parkir kendaraan. Tetapi nyatanya, banyak orang yang mengaku tidak mengetahui PT Tunjung Seto. Setelah ditemukan, ternyata PT Tunjung Seto menempati rumah di pojok pertigaan perumahan di Jl Pelem Kupas Boyolali.

Itulah alamat yang tertulis dalam surat keterangan pengumuman pememang lelang ulang DAK Buku SD di Kabupaten Wonogiri bernomor: 425.3/014/Pan-Perpus-SD/2011.Dalam lembaran keputusan panitia lelang ini, PT Tunjung Seto beralamat di Jl Pelem Seto Boyolali (alamat lengkap ada pada redaksi). Rumah bertipe 36 bercat biru dilengkapi pintu besi dorong  pada halaman depan. Kantor PT Tunjung Seto ini tidak lazim sebagai perusahaan pemenang tender bernilai Rp.12,3 Milyar ini. Tidak ada papan nama perusahaan. Aktifitas di kantor tersebut  juga sepi. Di dalam kantor hanya ada seperangkat komputer dan alat olahraga fitnes di ruang tamu.

Di kantor PT Tunjung Seto ini, tim investigasi diterima oleh seseorang perempuan berkerudung  dan berpakian lengan panjang warna merah. Perempuan itu adalah Direktur PT Tunjung Seto, Mutia RY. Awal pembicaraan terkait tender lelang proyek buku SD, perempuan tersebut tampak  gundah. Ia lebih sibuk memainkan ponsel di tangan sembari mendengarkan pertanyaan tim  media ini. Sekalipun menyandang sebagai Direktur, perempuan yang tengah hamil muda ini selalu mengaku tidak tahu menahu proyek yang dimenangkannya.

“Maaf mas, saya tidak tahu semua. Sudah ada petugas yang mengurusi proyek itu. Tugas saya hanya mengawasi proyek sudah beres atau belum, dan modalnya saja. Saya yakinkan, proyek itu sudah selesai dan tidak ada masalah. Kami punya bukti. Pegawai kami juga bekerja keras untuk memenuhi target sesuai kontrak. Silahkan wawancarai karyawan di lapangan, yang lebih tahu kondisi semuanya,” kata Mutia RY.

Terkait dengan proses lelang yang dipermasalahkan, Mutia RY tidak mau ambil pusing. Baginya, proses lelang sudah dimenangkanya dan sudah sesuai prosedur. PT Tunjung Seto sudah dinyatakan menang lelang. Sekarang telah mengirimkan buku-buku perpustakaan ke 140 SD sesuai keputusan dan surat perintah dari panitia lelang di Dinas Pendidikan Wonogiri. Mutia tidak mau komentar lebih jauh lagi.

Ternyata dari keterangan Mutia, ada pengakuan yang mengejutkan. Menurutnya, meski proyek tersebut sudah selesai namun belum dibayar sepeserpun oleh Pemkab Wonogiri. Langkah apa selanjutnya? (bersambung)

error: Content is protected !!