Banjir Di Dusun Gunungan Akan Dikuras Menggunakan Mesin

0 38

infowonogiri.com-PRACIMANTORO-Pemerintah Kabupaten Wonogiri berencana akan menyedot banjir yang menggenang di Dusun Gunungan Desa Wonodadi Kecamatan Pracimantoro. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu mengurangi -kalau bisa- membuang banjir yang merendam belasan rumah penduduk warga setempat.

Genangan banjir tersebut akan dibuang ke Telaga Gudang yang terletak paling dekat dari Dusun Gunungan, yaitu sekitar 500 meter. Di Telaga Gudang, terdapat satu luweng yang masih berfungsi baik. Caranya, banjir disedot menggunakan mesin pompa diesel. Volume air tersebut diperkirakan mencapai 700 ribu liter.

“Kita akan menyewa mesin pompa air, secepatnya,” ujar Kepala Kesbangpolinmas Pemkab Wonogiri, Gatot Gunawan, usai memimpin rapat kordinasi penanggulangan banjir di ruang Data, Jumat (9/3) bersama dinas terkait. Kendalanya Pemda tidak memiliki mesin penyedot air. Karena itu, Pemkab akan menyewa mesin penyedot air.

Upaya lain, Pemkab akan bekerja bersama dengan elemen masyarakat untuk melubangi sumbatan sampur (sampah dan lumpur) yang diduga menutup dua Luweng (lubang vertikal di cekungan pegunungan) di Dusun Gunungan.  Yaitu Luweng Srengat dan Luweng Kidulumah.

Gatot Gunawan meyakini, salah satu faktor utama penyebab banjir adalah kedua luweng tersebut tersumbat sampah damen (daun padi kering) dan lumpur. Kedua luweng diperkirakan berkedalaman sekitar 20-25 meter.

Sementara, Kepala Desa Wonodadi, Sunarto yang ikut rakor penanggulangan Banjir di Desanya, melaporkan, hingga hari ke lima hujan di wilayahnya belum juga reda. Jumlah rumah yang terendam  9 rumah,  enam KK diantaranya terancam.

Sunarto melaporkan jumlah warga yang mengungsi ada sebanyak 41 orang. Mereka mengungsi ke rumah penduduk sekitar yang tidak terendam banjir. Jumlah penduduk setempat ada 97 KK.

Dampak banjir yang kini dirasakan warga setempat, adalah lelah, capek, kedingingan sejak sore hari hingga malam hari. Selain itu warga sebagian merasakan gatal-gatal. Namun demikian, sejauh ini dapat diatasi.

Pasalnya sejumlah bantuan, baik tenaga, materi maupun obat-obatan terus berdatangan. Antara lain dari Muspika Kecamatan Pracimantoro, Muspida Kabupaten Wonogiri, PMI, DKK, SAR, serta dari organisasi politik dan kemasyarakatan. ([email protected])

error: Content is protected !!