Andi Romadona Saat Lahir Tubuhnya Hanya Sejengkal

0 91

infowonogiri.com-WONOGIRI-Andi Romadona, kini umurnya sudah mencapai 25 tahun. Meski sudah tergolong dewasa, namun tubuhnya tergolong sangat kecil. Tinggi badannya hanya 90 Cm dan berat badannya hanya 15 Kg.

Karena itu pula, dia dijuluki sebagai manusia super mini. Namun siapa sangka, tubuh mini yang diberikan Allah SWT, membawa berkah tersendiri bagi Andi. Andi adalah warga penduduk asal Desa Mulyadadi RT 4 RW 2 Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.

Andi saat ini sudah cukup dikenal oleh penduduk Pulau Jawa, luar Jawa, dan bahkan se Indonesia. Pasalnya, Andi kini menekuni sebagai dunia entertain. Saat ini, Andi dikontrak oleh sebuah iven organiser BBS Sukoharjo dibawah pimpinan Nugroho.

Sementara ini, ia tinggal di rumah Nugroho, di Desa Wirun Kecamatan Mojolaban Sukoharjo. Sejak Jumat (2/4) hingga Minggu (4/3), Andi tampil pada acara Mini Circus di Toserba Luwes Wonogiri, bersama grup “Debus”.

Berikut penuturan ibu kandung Andi, saat ditemui di Toserba Luwes. Andi dilahirkan dari seorang ibu bernama Sri Miyati (51), ayahnya bernama Supardi (59). Andi adalah anak ke empat dari lima bersaudara.

Sri Miyati bekerja sebagai ibu rumah tangga. Sedangkan ayahnya bekerja sebagai buruh di pabrik ACI di Kecamatan Cilumuh Kabuapten Cilacap. Andi dilahirkan berbeda dengan empat saudaranya. Empat saudaranya bertubuh normal. Andi bertubuh mungil.

Andi lahir apda tanggal 30 April 1987 di rumahnya, tampa pertolongan dokter kandungan atau bidan, bahkan dukunpun tidak. Sri Miyati mengandung janin Andi normal, yaitu 9 bulan 10 hari. Perutnya pun besar seperti kehamilan keempat anaknya yang lain.

Menurut Sri Miyati tidak ada yang aneh. Namun menjelang kelahirannya, Sri Miyati merasakan firasat, hanya saja ia tidak menggasanya, sehingga ia pun lupa apa firasatnya. Sampai akhirnya Andi terlahir.

Saat lahir, berat badan Andi 9 ons, kepala seukuran kepala bebek, panjang tubuhnya 22 Cm. Jenis kelamin laki-laki. Karena tubuhnya sangat kecil, Andi mungil tidak bisa menetek puting ibunya. Karena puting ibunya lebih besar dari pada mulut Andi kecil.

“Bayangkan, kepalanya seukuran kepala bebek, mulutnya sangat kecil,” katanya. Sri Miyati kemudian menyiasati dengan memeras payudaranya dan menampung ASI ke dalam wadah. Lalu meminumkan ASI dengan menggunakan kapas yang dicelupkan ke dalam ASI.

Itu berjalan selama tiga bulan. Baru kemudian memeras ASI-nya ke dalam dot dan meminumkan ke mulutnya. Meski demikian, ada hal yang istimewa. Selama itu, Andi tidak pernah rewel, menangis apalagi sakit. Itu berjalan hingga kini. “Sakit hanya flu” ujarnya.

Soal konsumsi makanan, Andi hanya bisa mengkonsumsi bubur, itupun sedikit. Selain bubur, Andi hanya memakan buah buahan. Pada usia 10 th, Andi baru makan nasi. “Minum nya susu dan makan buah hingga sekarang, dan hanya sedikit nasi,” katanya.

Sri Miyati menceritakan, salah satu penyebabnya, Andi tidak mempunyai gigi. Sehingga kesulitan mengkonsumsi makanan lainnya. “Giginya pernah tumbuh tapi rontok, dan itu terjadi sampai dua kali tumbuh, dua kali rontok pula,” katanya.

Namun saat ini, makan apa saja mau, tetapi tidak pernah banyak. Makanan kesukaannya, mie ayam dan sate ayam. Kekurangan Andi lainnya, ia lemah dalam berbicara. “Bisa omong, tapi omongnya sedikit dan gak jelas,” katanya.

Andi sejak tahun 2000 hingga sekarang jarang tinggal di rumahnya, di Majenang. Sebab Andi keliling pulau Nusantara, dalam rangka menghibur dan bekerja. Awal kiprahnya di dunia hiburan, berawal ketika diajak oleh Pak Uus pameran di Medan.

Sejak saat itulah, Andi perlahan tapi pasti, mulai dikenal masyarakat luas. Tentu ia tidak bisa berdiri sendiri, melainkan bekerja sama dengan IO yang mengajaknya bergabung.

Waktu itu pada tahun 2000, berat badannya baru mencapai 6,7 Kg. Tinggi badannya baru 70 Cm. Saat ini tingginya 90 Cm dan berat badannya 15 Kg. ([email protected])

error: Content is protected !!