Tanah PT.KA Baturetno Tidak Dijual

0 67

infowonogiri.com-WONOGIRI-PT. Kereta Api (PT.KA) mempunyai tanah cukup luas di wilayah Kabupaten Wonogiri, yaitu di sepanjang Wonogiri Kota hingga ke Kecamatan Baturetno. Menurut Humas PT KA Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto jalur Wonogiri-Baturetno ada sepanjang 20,35 km. Jalur tersebut tidak digunakan sejak Waduk Gajah Mungkur (WGM) dibangun, 1977 silam.

Keseluruhan tanah PT KA di Wonogiri seluas 756.103 m2. Sebagian lintasan seluas 375.610 m2 telah terendam genangan WGM. Sebagian lain, di Baturetno dan di Wonogiri Kota dimanfaatkan warga untuk pemukiman. Di wilayah Kecamatan Baturetno tercatat sedikitnya ada 217 warga yang membangun rumah. Sedangkan di Kecamatan lain belum terdata.

Sekda Wonogiri, Drs. Budi Sena, M.M didampingi Kabag Pertanahan, Guntur Wasito mengungkapkan, masyarakat pengguna tanah berharap PT KA berkenan melepaskan tanahnya untuk warga. Pasalnya, jalur kereta di Baturetno tidak berfungsi lagi sesuai peruntukannnya.

“Masyarakat sudah puluhan tahun menempati. Tanah itu sudah tidak digunakan lagi. Kami mengajukan permohonan agar PT. KA bersedia melepas atau menjual tanah ke warga. Kami juga meminta PT. KA segera mensosialisasikan ke warga agar masyarakat paham,” katanya.

Namun PT. KA bersikeras tidak akan menjual lahan tersebut. Alasannya, karena lahan milik PT. KA akan dimanfaatkan lagi untuk menghidupkan jalur kereta, mendatang. Selain itu prosedur pertanahannya sangat sulit, karena harus melalui izin Menkeu, Menteri BUMN, serta Menteri Perhubungan juga.

Solusinya, masyarakat tetap diperbolehkan memanfaatkan lahan itu dengan dasar Hak Pakai dari PT. KA. Tanah itu juga bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Caranya dengan meminta izin Hak Pengelolaan (HPL) dan Hak Guna Usaha (HGU). Seperti yang telah berjalan selama ini, yakni dengan sistem sewa. ([email protected])

error: Content is protected !!