Sengketa Los Pasar Purwantoro Berakhir Damai

0 61

infowonogiri.com-PURWANTORO-Sengketa Los Pasar Tradisional antara pedagang pakaian, Sutarmi dengan pedagang kembang, Busri di Pasar Purwantoro berakhir damai. Perdamaian ini terjadi menyusul pemilik resmi Los yang disengketakan, yakni Sutarmi berkenan memberikan waktu dua hari kepada Busri untuk menempati untuk berjualan, yaitu pada hari Kliwon dan Pahing.

Sementara pada hari-hari yang lain, selain Kliwon dan Pahing Busri dilarang menempati Los tersebut. Sutarmi adalah warga Desa Kauripan Slogohimo pemilik sah tiga Los tersebut dengan dua KTP (kartu tanda pedagang) atas nama dia dan suaminya, Wiryo Sumarto.

Yakni Los nomor R.2011 5505 Nomor 503/431/249 An. Sutarmi dan nomor registrasi R.2011 5506 Nomor 503/431/250 An. Sutarmi, serta los nomor R 2011 5500 Nomor 503/431/244 An. Wiryo Sumarto. Kedua Los tersebut mengahdap pintu masuk Pasar Tradisional Purwantoro.

Seperti diberitakan sebelumnya, sengketa itu mencuat setelah Sutarmi melaporkan ke LPKSM Keadilan Nusantara Slogohimo. Dalam laporan, Sutarmi tidak pernah bisa menempati pada Los tersebut pada hari lain selain hari pasaran Pon. “Kami ikhlas memberikan dua hari kepada Busri untuk menempati agar bisa berjualan, tetapi kami tidak ikhlas Los tersebut dikuasai,” terang Edy Riyanto.

Pada hari–hari yang lain, Los tersebut ditempati oleh Busri pedagang kembang asal Ponorogo yang tinggal di Purwantoro. Saat Sutarmi akan menempati, Busri ngotot tidak mau berpindah dari Los tersebut. Alasannya, ia menempati Los tersebut secara turun temurun dari nenek moyangnya.

Masalah tersebut sebelum ditangani oleh LPKSM Keadilan Nusantara pernah berkali kali dilaporkan ke Kepala Pasar Purwantoro, ke Dinas Perindagkop dan UMKM dan bahkan ke Mapolsek Purwantoro. Tetapi pejabat berwenang di kantor tersebut mandul alias mlempem. namun para pejabat mengakui, bahwa KTP kepemilikan Los Sutarmi sah berdasarkan Perda Nomor 5 Tahun 1999. ([email protected])

error: Content is protected !!