Rugikan Negara Rp.318 Juta Ketua UPK Bulukerto Dipenjara

1 49

infowonogiri.com-BULUKERTO-Diduga merugikan uang negara berkisar Rp.318 juta, Karyadi Cahyo Kuncoro (45), mulai Selasa (14/2) mulai menghuni hotel “Prodeo” Rutan Kelas II B Wonogiri. Warga asal Kecamatan Bulukerto itu telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Negeri Wonogiri.

Kepala Kejaksaan Negeri Wonogiri Sukaryo, S.H,. M.H melalui Kasiintel Imam Sutopo mengemukakan, bahwa Kuncoro ditahan dengan alasan untuk memudahkan penyidikan dan agar tidak menghilangkan barang bukti. “Alasan kami menahan normatif saja berdasarkan KUHP. Hasil pemeriksaan barang bukti dan saksi-saksi, dia sudah kita jadikan tersangka,” katanya.

Dijelaskan, Kuncoro, demikian panggilan pria kurus ini, adalah Ketua Uni Pelaksana Kegiatan Kecamatan Bulukerto, pada kegaitan PNPM Kecamatan Bulukerto. Kerugian negara penyimpangan Kuncoro mencapai Rp.318 Juta. Akan tetapi yang diakui Kuncoro hanya berkisar Rp.307 Juta.

Sisanya dikantongi Bendahara UPK Agus Martanto Mardiko dan Sekretarsinya, Ety Ambarsari, namun keduanya beritikad baik mengembalikan ke kas Negara. Sehingga pihak Kejaksaan belum atau tidak menetapkan saksi-saksi yang lain. “Yang lain baru sebatas saksi. Tunggu perkembangannya,” katanya.

Kuncoro kemarin didampingi oleh penasehat hukumnya Gunarto, S.H. Gunarto kepada infowonogiri.com mengemukakan, bahwa Kejaksaan dinilai terburu-buru menahan kliennya. Sebab kliennya telah beritikad baik mengembalikan sekira Rp.87 juta. Kekuranganya rencanya akan segera dikembalikan, namun belum sempat mengembalikan telah dimasukkan ke bui.

“Kuncoro juga sudah mengembalikan sebagian, sekitar Rp.87 juta. Memang selebihnya belum dikembalikan, tapi dia punya itikad baik mengembalikan,” ujar Gunarto. Kini Gunarto berusaha mengumpulkan bukti untuk melakukan perlawanan. Disamping itu, Gunarto meminta agar Kajari bersikap adil untuk semua. ([email protected])

error: Content is protected !!