Penguapan Bensin Mencapai 36.872.000 Liter

0 120

infowonogiri.com-WONOGIRI-Setiap hari di tempat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terjadi penguapan bahan bakar, utamanya premium. Dari 12 SPBU di Kabupaten Wonogiri rata-rata lebih dari 1000 liter menguap setiap hari. Pada Januari 2012 lalu pengadaan bensin sebanyak 5.592.000 liter. Penyaluran sebanyak 5.576.198 liter, dan yang menguap mencapai 35.722 liter.

Data dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Diperindagkop dan UMKM) Kabupaten Wonogiri, dapat diketahui sepanjang tahun 2011 penguapan BBM jenis premium (bensin) mencapai 3.687.200 liter, dari pengadaan 5.408.000 dan yang disalurkan mencapai 5.344.409 liter.

Di Kabupaten Wonogiri ada 12 SPBU, yaitu SPBU Brumbung, Selogiri, Ngadirojo, Sidoharjo Purwantoro, Baturetno, Wuryantoro, Pracimantoro, Slogohimo, Pokoh, Jatisrono dan Nguntoronadi. Paling banyak pada Januari 2012 pengadaan SPBU Pokoh (Nomor 4457612) mencapai 760.000 liter, penyaluran 749962 liter, dan penguapan mencapai 4.531 liter.

Sebagai perbandingan SPBU Brumbung (4457607) pengadaan ada sebanyak 464.000 liter, penyaluran 457.014 liter dan penguapan 3.166 liter. SPBU Pracimantoro (4457609) pengadaan ada 632.000 liter, penyaluran 629.879 dan penguapan mencapai 1.760 liter.

Saat ini harga eceran tertinggi (HET) 4500/liter, Solar Rp.4500, Pertamax Rp.8.800 liter. Pertamak Plus Rp.9.100 liter untuk harga Pertamax dalam sebulan dapat berubah dua kali, baik turun maupun naik, dan Pertamina Dex Rp.10.050 hanya ada di SPBU Pokoh.

Terkait dengan penguapan bensin yang mencapai ribuan liter, Kabid Pedagangan Bambang PH belum berkenan memberikan penjelasan apa penyebabnya dan siapa yang dirugikan. Karena hal itu menjadi wewenang Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM yakni Sumarjono, atau Hiswana Migas.

Kordinator Hiswana Migas Kabupaten Wonogiri Mulyadi belum dapat dihubungi. Anggotanya, Margono, mengemukakan penguapan bensin terjadi dari Depo Pertamina ke SPBU. Ia mencurigai terjadi kebocoran saat didistribusikan, istilahnya tengki kencing di jalan. Penguapan lain terjadi di tengki Pendam di setiap SPBU. Bicara soal kerugian dan atau keuntungan Darmono berpendapat, bawha kerugian dialami oleh pengusaha SPBU. ([email protected])

error: Content is protected !!