Mulai Dibangun Penahan Lumpur dan Sampah WGM

0 71

infowonogiri.com-WONOGIRI-Pembangunan spillway di sisi timur Bendungan Serbaguna Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri sudah dimulai sejak sepekan lalu. Diawali dengan penebangan ratusan pohon akasia dan tunggaknya di sekitar patung Pak Tani “Bedol Desa” .

Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mendirikan gubuk-gubuk di sisi barat Patung Pak Tani juga dipindah ke sebelah timur tugu tersebut. Tujuannya, setelah dipastikan bersih dari pepohonan dan PKL, maka lahan tersebut akan dikeruk menggunakan alat berat.

Tampak tiga alat berat eskavator dan buldoser mulai dioperasikan. Dua operator alat berat membersihkan batang pepononan dan salah satunya mulai menggali. Belasan truk fuso tampak mulai hilir mudik di sekitar lahan untuk pembangunan spillway (pintu air) baru.

Kepala Divisi Jasa Air dan Sumber Air (ASA) IV Perum Jasa Tirta (PJT) I Wilayah Sungai Bengawan Solo, Winarno Susiladi, mengatakan lahan tersebut dikeruk untuk membuat saluran baru agar air WGM mengalir langsung ke Sungai Bengawan Solo.

Dijelaskan, kondisi WGM sudah sangat memprihatinkan. Kini sudah saatnya dibangun penghalang sedimentasi (counter measure) dan spillway baru. Kedua bangunan itu dibangun di sisi timur bendungan, mulai pertengahan Februari 2012 ini.

Infrastruktur baru tersebut berfungsi untuk menahan sampah dan membendung sedimentasi agar tidak menyumbat intake (pintu air) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Wonogiri. Sehingga usia bendungan akan semakin awet.

Sampah dan lumpur dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Keduang akan dibelokkan menuju spillway baru, sebelum menumpuk di intake PLTA. Selama ini, DAS Keduang merupakan penyumbang terbesar sedimentasi di Waduk Gajah Mungkur. ([email protected])

error: Content is protected !!