Aku Mengakui Bersalah Tetapi Aku Tidak Menyetubuhinya (book-habis)

0 30

infowonogiri.com-WONOGIRI-Restu Sriyanto (20), calon terpidana kasus percabulan, kini tengah menunggu proses hukum yang dijalani di Pengadilan Negeri Wonogiri. Restu mengaku tidak tahu berapa hadiah hukuman yang akan dijatuhkan oleh majlis hakim Siti Insirah, didampingi dua hakim anggotanya Zoya Haspita dan Hendra Utama.

Proses hukum baru berjalan tiga kali sidang. Sidang baru akan digelar pekan depan. Dengan agenda pemeriksaan Restu sebagai terdakwa dan akan dilanjutkan dengan agenda tutuntan. Restu, beberapa hari lalu, didampingi orang tuanya, Ngasri mengatakan bahwa apa yang diperbuatan atas dasar suka sama suka.

Bahkan Restu mengatakan bahwa inisiatif perbuatan itu tidak semata- mata atas dasar kemauan dari dirinya. Tetapi hal itu, menurutnya juga atas kemauan kekasih Restu, yaitu berinisial RA, siswi kelas 1 SMPN Wuryantoro yang beralamat di Wuryantoro. Keterangan itu diperkuatkan oleh ayah kandung Restu, Ngasri.

Ngasri kepada infowonogiri.com menunjukan dua surat cinta yang dikirimkan oleh RA sebelum keduanya bertemu darat. Awalnya berkenalan melalui jejaring sosial facebook Nopember 2011 lalu. Dari kenalan melalui FB, keduanya kemudian tukar alamat dan nomor HP. Dan akhirnya keduanya betemu pada tanggal 20 Desember 2011.

“Ini surat cinta dari RA, jadi keduanya sama-sama mau, surat ini ini akan saya tunjukan kepada hakim, agar fonis yang dijatuhkan nanti tidak terlalu berat,” ujar Ngasri, beberapa waktu lalu saat menunggui anaknya di koridor PN Wonogiri.

Restu sendiri, mengakui bersalah telah berbuat cabul. Namun perbuatannya itu, menurunya  masih sebatas memeluk dan mencium RA, kekasihnya itu. Restu mengakui telah melepaskan sebagian pakaian yang dikenakan RA, akan tetapi Restu menegaskan tidak menyetubuhinya. Namun baru sebatas menindih dan menciuminya saja.

Karena itu, Restu maupun ayahnya, Ngasri beharap majlis hakim tidak menghukumnya terlalu berat. “Saya telah memohon maaf kepada orang tuanya, saya juga sudah meminta maaf kepada RA, karena itu saya meminta agar hakim tidak menghukum saya terlalu lama,” ujar Restu. ([email protected]).

error: Content is protected !!