Gelapan Dua Mobil Untuk Modal dan Berjudi Diringkus Polisi

0 70

infowonogiri.com-WONOGIRI-Setelah bersembunyi dari kejaran polisi beberapa hari, akhirnya Bambang Setyawan (37) berhasil diringkus polisi. Senin (30/1/12) kemarin warga asal Dusun Talun Desa Talun Ombo RT 17 RW 09 Kecamatan Baturetno, dijebloskan ke bui Mapolres Wonogiri atas tuduhan penipuan dan penggelapan.
Ayah satu anak itu, ditangkap polisi di wilayah Hukum Polres Klaten. Bambang dituduh menggelapkan dan menggadaikan dua unit mobil di wilayah Kemalan Kabupaten Klaten. Yaitu mobil Susuki Cerry Nopol AD 1782 TF atas nama Drs Joko Sulismiyarso warga Dagen RT 01 RW 09  Desa Dagen Kabupaten Karanganyar dengan Kerugian Rp.35 Juta.
Mobil tersebut digadai hanya Rp.2 juta. Dan kedua adalah mobil pick up Suzuki Cerry Nopol AD 8834 LG warna abu-abu metalik atas nama Suwanto yang tidak lain adalah Pakde pelaku. Mobil ini digadai Rp.8 juta.
Kasus ini terungkap berkat laporan Bejo yang tidak lain adalah supir Suwanto Sabtu (28/1/12) lalu. Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika SIK melalui Kasatreskrim AKP Sugiyo mengemukakan, penggelapan itu terjadi di sekitar pasar Baturetno.
Kronologisnya, pelaku meminjam mobil untuk keperluan pergi ke rumah keluarganya, tidak lebih dari sehari. Namun janjinya tidak ditepati. Karena sampai beberapa hari mobil tidak dikembalikan, maka pemiliknya mencari mobil alamat rumah Bambang dan saudaranya, namun ternyata Bambang menghilang.
Karena khawatir mobilnya tidak kembali, kedua korban melaporkan kasus itu ke pihak berwajib. Hasilnya hanya dalam beberapa hari polisi berhasil mengungkap kasus tersebut. “Kedua korban sudah kenal dengan pelaku. Bahkan salah satu korban adalah pakdenya pelaku,” ujar Kasatreskrim Sugiyo.
Bambang mengakui semua tuduhan itu. Ia kali pertama menipu kawannya pada Kamis (19/1) jam 13.00, dan kedua dilakukan pada Sabtu (21/1) sekira pukul 14.00. Bambang berterus terang uang hasil menggadai mobil tersebut digunakan untuk modal usaha berdagang HP, sisanya digunakan untuk berjudi.
“Saya terus terang pusing kerja sebagai supir sedikit penghasilannya, sehari paling banyak dapat rata rata Rp.40 ribu. Terpaksa saya meminjam mobil lalu saya gadaikan. Niatnya kalau punya uang akan saya kembalikan, tapi keburu ketangkap polisi,” kata Bambang supir plat hitam di Baturetno ini. ([email protected])

error: Content is protected !!