Tim SAR Mengalami Kesulitan Mengevakuasi Korban Tenggelam

0 39

infowonogiri.com-PARANGGUPITO-Nelayan udang lobster Feri Argiawan (21) ditemukan sekitar pukul 08.00 Jumat, (2/12) kemarin di pantai Mahguntur Kecamatan Paranggupito. Feri ditemukan sudah meninggal dunia, kondisi tubuh korban sudah membengkak dan kulitnya mengelupas karena terendam air bergaram.

Proses evakuasi jenasah sempat mengalami kesulitan. Karena air laut sedang surut, sehingga perahu tidak bisa mendarat. Terpaksa perahu nelayan yang digunakan untuk mengevakuasi berputar arah dari Mahguntur ke pantai Watukarung Pacitan Jawa Timur, berjarak sekira 16 KM dari titik lokasi tenggelamnya.
Sekitar pukul 08.00 jenasah korban tampak muncul mengapung di permukaan air laut pantai Mahguntur. Kali pertama diketahui oleh Kepala Dusun Petir, Sutono. Posisinya saat itu jenazah korban terapung di lautan dekat karang bebatuan. Lalu penemuan itu dikabarkan kepada tim SAR gabungan.
Tim gabungan SAR Wonogiri, Wonosari, Pacitan dan nelayan berupaya mengevakuasi jenazah Feri ke perahu yang dikendarai oleh tim. Tim gabungan menumpang dua perahu nelayan setempat. Setelah berhasil tim mencoba mendarat ke bibir pantai Mahguntur, namun gagal karena tebing pantai terjal dan licin.
Lalu perahu diarahkan ke pantai Nampu, 4 KM dari pantai Mahguntur, namun juga gagal. Akhirnya perahu berputar arah ke pantai Watu Karung Pacitan Jawa Timur, berjarak sekitar 12 KM. Upaya terakhir berhasil. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diulesi (dimandikan, dikafani dan disholati).
Sampai rumah duka sekitar pukul 10.30 di Dusun Petir RT 01 RW 05, Desa Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito. Tim medis disaksikan petugas Muspika memvisum tubuh korban. “Keluarganya menangis histeris begitu mobil jenazah sampai di rumah duka,” ujar Suyadi Kades Gunturharjo, by phone. Jenazah langsung diulesi dan dimakamkan sekitar   pukul 13.00.

error: Content is protected !!