STAB Negeri Raden Wijaya Wonogiri

0 230

infowonogiri.com-WONOGIRI-Cita-cita mendirikan Sekolah Tinggi Agama Buddha Nusantara (STABN) Raden Wijaya di Wonogiri telah tercapai. Bahkan kini  hanya dalam kurun waktu empat tahun- STABN telah ditetapkan oleh Presiden menjadi Sekolah Tinggi berstatus Negeri. Kedepan, STABN Raden Wijaya merencanakan akan diperuntukan menjadi perguruan tinggi untuk umum.

Itulah cita-cita luhur yang disampaikan oleh Drs. Heru Budi Santoso, M.M. di kampus STAB Negeri Raden Wijaya, Sabtu (24/12) di Jl. Kantil, Dusun Bulusari, Desa Bulusulur Kecamatan/Kabupaten Wonogiri. Asal tahu, Heru pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Yayasan Raden Wijaya Nusantara, lembaga pendidikan yang menaungi berdirinya STAB Nusantara Raden Wijaya. Ketuanya Sujadi asal Kabupaten Temanggung.

Kini, Heru telah menduduki jabatan sebagai Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, berkantor di Kemenag Jakarta. “Waktu itu saya diberi amanah untuk mengurus proses akademisnya, secara menyeluruh. Semua diserahkan ke Yayasan Raden Wijaya, kecuali assetnya,” kata Heru didampingi Sekretaris Yayasan Raden Wijaya, Supardi.

Heru, Kandidat Doktor itu menjelaskan, STAB Nusantara Raden Wijaya Wonogiri berdiri pada 27 Pebruari 2007. Hanya beberapa tahun STABN Raden Wijaya diakreditasi oleh Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan. Kemudian, masih dalam tahun yang sama, STAB Negeri Raden Wijaya merger dengan Sekolah STAB Empu Tantular Banyumas. STAB Empu Tantular berdiri tahun 1982. Yayasan Empu Tantular kini mengurusi sekolah menengah kejuruan (SMK).

STABN Raden Wijaya ditetapkan sebagai perguruan tinggi negeri berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2011 tentang Perubahan Status STABN Raden Wijaya menjadi STAB Negeri. Kemudian diterbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 20 Tahun 2011 tentang struktur organisasi STAB Negeri Raden Wijaya Wonogiri.

Pada 18 Agustus 2011 lalu, Dirjen Bimas Agama Buddha RI melantik Ir. Suhartoyo Pusaka Jati, M.M. sebagai Ketua STAB Negeri Raden Wijaya Wonogiri, dan diangkat Pembantu Ketua Satu Hesti Sadtyadi, S.E,. M.Si. Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan Muryadi Eko Priyanto, S.E,. M.Si. Kasubag Kepegawaian Retno Martuti, S.Ag. Kasubag Akademik Dra. Diah Gayatri, M.Si. Kasubag Perencanaan Supriyanto, S.Ag.

Saat itu pula berdasarkan Peraturan Menteri ditetapkan tiga jurusan di STAB Negeri Raden Wijaya Wonogiri. Yaitu jurusan Dharma Acarya (Keguruan Pendidikan Agama Buddha), Dharmaduta (Bimbingan Penyuluhan Agama Buddha/Juru Penerang), dan Kepanditaan (Pemimpin Upacara/Sosial Kemasyarakatan dan Perbandingan Agama).

“Jumlah mahasiswa ada 300-an dari berbagai Kabupaten Kota di Jawa Tengah, dan bahkan ada dari luar Jateng DI Jogjakarta,” tambahnya. STAB Negeri Raden Wijaya telah meluluskan seratusan Strata Satu (S1). STAB Negeri Raden Wijaya Wonogiri menjadi yang pertama dan satu-satunya perguruan tinggi negeri di Kota Sukses.

Kedepan, Heru bersama civitas akademika akan merintis jurusan Sangha Acarya. Jurusan ini, untuk mendidik calon-calon Bikhhu, jurusan Seni dan Budaya dan jurusan Komputer. “Ini membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun kedepan, sambil menyesuaikan sarana dan prasarana  tersedia di kampus ini,” pungkasnya. ([email protected])

error: Content is protected !!