Setiap Keterlambatan Status E-KTP Didenda Rp.50 Ribu

1 51
infowonogiri.com-WONOGIRI-Bagi warga penduduk yang masih memiliki KTP lama (berwarna kuning dan putih) dengan KK warna merah diharapkan agar segera memperbaharui. Jika tidak memperbaharui maka, sesuai undang-undang, akan dikenai denda di setiap kerterlambatan. Setiap pelanggaran dikenai denda Rp.50 ribu.
Hal itu seperti dikemukakan oleh Kabid Kependudukan, Susilo Sedyono, S.H,. M.Si. pada acara sosiliasasi, Penerapan E-KTP (KTP Elektronik) di Kantor Dispenduk Capil Kabupaten Wonogiri.  “Untuk keterlambatan pembaharuan KTP lebih dari 30 hari akan dikenakan denda Rp. 50 ribu, ” kata Susilo.
Bagi warga yang masih memiliki KTP ganda, Susilo menyarankan untuk segera meminta penghapusan salah satu KTP yang dimilikinya agar tidak terkena sanksi. “Cara penghapusan dengan mengajukan surat pernyataan bermaterai ke Dispendukcapil dengan menyerahkan KTP nya.” Terangnya.
Sementara untuk KTP Seumur Hidup pun harus diganti dengan E-KTP karena KTP (berwarna biru) tidak akan berlaku jika E-KTP sudah diberlakukan. “Secara fisik bedanya KTP sekarang dengan E-KTP adalah adanya chip di kartu tersebut, selain itu background foto untuk yang terlahir tanggal genap berwarna biru sedangkan lahir di tanggal ganjil berwarna merah,” katanya.
Susilo menerangkan prosedur pelaksanaan E-KTP disebutkan, setiap warga yang telah memiliki nomor induk kependudukan (NIK) akan mendapatkan undangan yang berisi jadwal pelaksanaan E-KTP. Undangan itu sebagai bukti pengambilan E-KTP. “Undangan itu jangan hilang karena sangat diperlukan jika sudah jadi nanti,” pesannya.
Hal itu perlu diingatkan karena dari input data pembuatan E-KTP sampai jadi membutuhkan waktu cukup lama. Dari hasil study banding ke 8 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang telah menerapkan E-KTP, untuk satu kali input data memakan waktu 5 -7 menit. Sehingga warga diminta bersabar. “Jangan lupa ambil nomor antrian dan bawa KTP. Input data ini tidak bisa diwakilkan karena ada sidik jari dan retina mata,” jelasnya.
Penerapan E-KTP (KTP Elektronik) harus selesai akhir tahun 2012. Di Kabupaten Wonogiri baru akan dimulai awal tahun 2012. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) mulai mensosialisasi ke seluruh Kecamatan se-Wonogiri.
Sementara Plt. Kepala Dispendukcapil, Ir. Gembong Muria Hadi, M.Si mengatakan penerapan E-KTP adalah langkah reformasi kependudukan. “Diharapkan penerapan E-KTP tidak akan ada lagi KTP ganda dan untuk mengantisipasi aksi kriminalitas dan terorisme,” terangnya. ([email protected])
error: Content is protected !!