Praja Wonogiri Kembali Bertolak Ke Jakarta

1 39

infowonogiri.com-WONOGIRI-Setelah seminggu lalu enam orang perwakilan Persatuan Kepala Desa Praja (Praja) Giri Manunggal Wonogiri bertolak ke Jakarta, kemarin giliran 45 Kades menyusulnya, Minggu (11/12).

Selain bertujuan mendesak kembali Rancangan Undang-undang (RUU) Pembangunan Desa segera dibahas, mereka juga ingin mengetahui apakah presiden membahas RUU itu atau tidak menyetujui.

Jika nantinya RUU tidak disetujui presiden, akan tetapi para Kades bisa sedikit berbahagia karena perjuangannya sejak 2003 ada sedikit titik terang. Kenthut Suparyono Ketua Praja Giri Manunggal mengatakan, presiden setuju atau tidak setuju, RUU tetap akan dibahas di DPR RI, Senin (12/12).

“DPR-RI akan menggunakan hak inisiatifnya. Presiden menandatangani atau tidak, tetap draf UU itu tetap dibahas oleh DPR RI. Karena sudah ada sembilan fraksi yang menyetujui,” ujar Kenthut di pendapa rumah dinas bupati, menjelang berangkat. Bila nanti UU itu bisa terlaksana, maka jumlah anggaran untuk pembangunan desa berkisar sebesar 10 % dari APBN, namun bukan angka mutlak.

Saat ini menurutnya, pihak DPR RI mulai menghitung apakah keuangan negara mencukupinya. “Kalau tidak 10 %, bisa berapa saja. Setidaknya lima persen atau sekitar Rp.700-an juta per tahun,” katanya. Perjuangan ini sejak 2003 akhirnya draf UU itu akan dibahas. Aspriasi Praja ini mendapat perhatian DPR-RI berkat surat dukungan Bupati dan DPRD.

Ketua DPRD Wonogiri Wawan Setya Nugraha yang melepas keberangkatan Praja Wonogiri, mengatakan, dengan anggaran itu berpeluang masyarkat Desa untuk berkembang. “Alokasi dana ini bisa menumbuhkan kemandirian desa. Kami mendukung perjuangan Praja Wonogiri,” jelasnya. ([email protected])

error: Content is protected !!