Kadin Jateng Ajak Wonogiri Susun Calender Of Event 2013

0 24

infowonogiri.com-WONOGIRI–Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Tengah Kukrit Suryo Wicaksono mengajak Pemkab Wonogiri untuk menyiapkan Calender of Event di tahun 2013 mendatang. Sebab di tahun itu, Gubernur Jawa Tengah akan meresmikan program Visit Central Java Year 2013.

Program tersebut bertujuan untuk menarik wisatawan asing datang ke daerah-daerah di Jawa Tengah. “Ini kesempatan bagi Wonogiri untuk bersaing head to head dengan daerah lain di Jawa Tengah dalam mempromosikan potensi yang dimiliki,” katanya saat menghadiri Workshop Pengembangan Kewirausahaan dan Peningkatan Daya Saing Bagi UMKM, Rabu (21/12) di Ruang Data Setda Kabupaten Wonogiri.

Melalui tourism, iklim perdagangan dan investasi otomatis mengikutinya. Apalagi di tahun 2012 nanti pihaknya akan melakukan promosi besar-beasran ke negara-negara kawasan Asia Pasific. “Di awal tahun 2012 nanti, kita akan membuka ruang pamer produk-produk UMKM unggulan Jawa Tengah di Australia dan Amerika,” katanya.

Di Jateng banyak produk-produk hasil UMKM yang bagus, murah, spesial, dan dijamin suplay-nya. Namun ada masalah pada penjualan. Banyak yang kebingungan menjual produknya. “Wonogiri ini punya banyak sekali potensi yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Cuma masalahnya, jaringan perdagangan yang belum berjalan,” imbuhnya.

Keberhasilan pengembangan UMKM, kata Kukrit, merupakan sinergi antara 3 pilar. Yaitu peran pemerintah, perbankan, dan asosiasi usaha. Perekonomian di Jateng, 75 persen ditunjang UMKM yang handal. Ia memberikan apresiasi kepada Wonogiri karena Kepala Daerahnya berlatar belakang pengusaha.

Dengan modal tersebut, investasi, perdagangan, dan usaha diharapkan dapat berkembang dengan baik di Wonogiri. “Bagaimana mau mengembangkan perdagangan, kalau pemerintahnya tidak tahu apa-apa. Nah kalau Bupatinya saja seorang pengusaha, tentu akan lebih jeli dalam mengolah potensi daerah yang ada sekaligus mengembangkan investasi.”

Sementara Bupati Wonogiri H. Danar Rahmanto berjanji akan menginventarisasi kearifan lokal. Kemudian membangun networking dengan semua pihak. ”Kelemahannya networking kita belum kuat. Di tahun 2011 ini, sudah beberapa kali ekspor produk UMKM ke beberapa negara. Tahun depan, ada beberapa manufactur yang akan berinvestasi disini. Jangan sampai orang Wonogiri menjadi penonton di daerah sendiri ketika industrialisasi dan investasi mulai masuk di sinim,” katanya. ([email protected])

error: Content is protected !!