Jatuh Di Tangga Swalayan Anggota Polres Meninggal Dunia

0 26

infowonogiri.com-GIRIWOYO-Jajaran Polres Wonogiri berduka, menyusul musibah yang dialami anggota Polsek Giriwoyo Wonogiri, bernama Brigadir Sumaji warga Desa Braklor Kecamatan Giriwoyo. Jenasahnya dimakamkan Jumat (30/12) di pemakaman umum Jeporo Braklor Giriwoyo.

Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika mengemukakan, Brigadir Sumaji meninggal beberapa saat setelah terjatuh di tangga masuk di Baru Toserba (BT) Wonogiri Kota. Peristiwa itu terjadi sekitar  pukul 15.15, Kamis (29/12) kemarin. Saat itu, menurut Kapolres, Sumaji akan membeli susu kesehatan.“Hari itu dia baru pulang ke dokter untuk control kesehatannya, namun tidak bisa bertemu dengan dokternya. Sepulang dari dokter, dia hendak membeli susu kesehatan, saat berjalan menaiki tangga dia terjatuh. Sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi tidak tertolong,” tutur Kapolres.

Anak pertamanya dinikahkan mendadak di hadapan peti mati ayahnya.

Menurut hasil pemeriksaan medis, yang bersangkutan mempunyai riwayat sakit jantung. “Memang dia punya penyakit jantung. Ini adalah musibah, dia anggota yang baik dan tidak neko neko, tetapi malah umurnya pendek,” tambah Kapolres.Sebagai penghormatan atas jasa jasanya, jenasah Brigadir Sumaji dimakamkan dengan cara militer, sekitar pukul 10.00. Upacara dipimpin Wakapolres Kompol Maulud SAg, para Kasat, Kabag dan Polsek Jajaran. juga dilakukan penembakan salvo olah anggota Sat Sampata Polres Wonogiri.

Yang bersangkutan meninggalkan seorang istri bernama Ima Nurhayati, dan empat orang anak yang semua berjenis kelamin perempuan. Satu diantaranya, Sopiana Nur Kartika (23) dinikahkan (ijab kabul) mendadak di depan peti mati tempat jenasah ayahnya.Anak pertamanya itu dinikahkan dengan Rinto Ari Wibowo (29). Diperoleh informasi Jauh sebelum meninggal, Sumaji memang telah merencanakan akan menggelar pesta perkawinan anak pertamanya itu pada Februari mendatang. Manusia boleh berencana namun Tuhan yang menentukan.

“Sesuai adat istiadat orang jawa, jika anaknya sudah direncanakan akan menikah namun ada halangan sebelum terlaksana, maka calon pengantin dinikahkan mendadak di hadapan jenasah ayahnya. Akad nikah digelar di rumah duka, di depan peti mati ayahnya,” tambah Kasatreskrim AKP Sugiyo. ([email protected])

error: Content is protected !!