Dua Anak Terbakar Dalam Rumah Terkunci

1 41
infowonogiri.com-WONOGIRI-Dua orang anak berumur di bawah lima tahun (Balita) meninggal dunia dalam peritiwa kebakaran rumah yang terjadi Sabtu (17/12) di Lingkungan Jatirejo RT 01 RW 09 Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri.
Korban meninggal adalah beradik bernama Salwa (3th) dan Radit (1.6). Keduanya orang tuanya bernama Utomo (35) swasta perantauan di Jarkarta, dan ibunya Sayekti Nugrahaini alias Heni (29) ibu rumah tangga. Korban meninggal di tempat kejadian perkara di dalam kamar rumahnya.
Kondisinya, kedua jasad kedua kakak beradik itu seperti sedang berpelukan di dalam kamar yang diduga terkunci, sebelumnya. Kedua orang tuanya bepergian. Ayahnya dikabarkan merantau di Jakarta. Sedangkan Ibunya, entah kemana. Biasanya, ibunya tinggal bersama anak anaknya. Utomo-Heni mempunyai tiga anak, anak pertamanya adalah Rafi siswa kelas 6 SD Wonoboyo 1 Wonogiri.
Selain mengakibatkan dua nyawa melayang, rumah semi permanen itu itu juga rata tanah. Informasi yang dihimpun wartawan ini dari lokasi kejadian mengemukakan, kebakaran terjadi sekira pukul 16.30. Kali pertama diketahui tetangganya, menyusul ledakan beruntun dari dalam rumah itu.Paska ledakan, warga tetangganya dikejutkan munculnya api yang langsung terlihat membara memkabar seluruh bangunan rumah kayu dan anyaman bamboo itu. Warga kebingungan apa yang harus berbuat, karena api sudah membara. Warga sudah mencoba memadamkan dengan air seadanya namun gagal.
Sebagian warga titir kentongan, sebagian lain melaporkan ke kepolisian, dilanjutkan ke pemadam kebakaran. Dua unit kebakaran datang menyusul sekira pukul 17.00, namun api sudah mengecil bahkan sudah padam. Pihak kepolisian juga datang melakukan olah TKP.Penyebab kebakaran sampai saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Ada dugaan kebakaran karena konsleting listrik dari dapur rumah, yang dimungkinkan membakar tabung gas. Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika melalui Kapolsekta Wonogiri AKP Hatijah Sahab menyatakan masih menyelidiki kebakaran.
Polisi bersama petugas PMI Kabupaten Wonogiri mengevakuasi korban. Kedua korban dilarikan ke IGD RSUD Wonogiri untuk divisum. Hasil visum belum dapat diketahui.Saksi Meri, saudara sepupu Sayekti Nugrahaini, warga asal Dusun Brajan Kaliancar Selogiri, di lokasi kejadian, menuturkan, sehari yang lalu ia disuruh datang ke Heni, dalam rangka dimintai tolong untuk mengasuh anaknya.
Karena sedang hujan, Meri menunggu reda. “Saya menyesal tidak segera datang,” tuturnya ke wartawan dan polisi. Para tetangganyapun, juga tidak mengetahui jika dua kakak beradik itu berada di dalam rumah tampa orang tuanya. Warga tetangganya pun menangisi nasib nahas kedua anak itu.

Sampai malam kemarin, jenasah korban masih disemayamkan di rumah sakit dalam rangka menunggu visum at repertum pihak kepolisian. Sementara sejumlah barang bukti diamankan polisi untuk penyelidikan.([email protected]

error: Content is protected !!