Satu Suro Disambut Wayangan Warga Tritomoyo dan Ngadirojo

0 81

infowonogiri.com-WONOGIRI-Di Desa Dlepih Kahyangan Kecamatan Tritomoyo juga digelar ritual budaya untuk menyambut tahun baru 1433 Hijriyah. Demikian halnya, di Plasa Gajah Mungkur Ngadirojo. DI Tirtomoyo, sebelum ritual Sedekah Bumi, digelar pentas wayang kulit dengan lakon “Bimo Pupuk” oleh Ki dalang Warto Esen dari Karangtengah dan Ki Salim Broto Carito dari Desa Sukoharjo, Tirtomoyo.

Kepala Desa Dlepih Sutarmo mengatakan kegiatan Suro dimulai pukul 09.00 WIB, Sabtu (26/11) dan berakhir dengan ruwatan pada pukul 04.00 WIB Minggu dini hari (27/11). “Pukul 24.00 WIB pagelaran wayang berhenti sejenak untuk melarung sesajen berupa tumpeng, ayam panggang, dan hasil bumi. Ini bentuk rasa syukur kami selama setahun. Pagi harinya ada lomba dan festival makanan tradisional dan hiburan,” katanya.

Bupati Wonogiri H. Danar Rahmanto mengemukakan, kegiatan budaya-budaya kami serahkan kepada pemangku desa dan wilayah masing-masing. Pemerintahan Desa kami berikan keleluasaan untuk bisa mengembangkannya. “Masyarakat kita sangat menyukai kebudayaan, saya pun demikian. Budaya harus mencerdaskan kehidupan masyarakat, sehingga tidak keliru memaknai budaya,” jelasnya.

Sementara pagelaran ringgit purwa di Ngadirojo digelar di Plasa Gajah Mungkur Sabtu (26/11) dengan lakon “Wahyu Kalimosodo” dibawakan oleh Dalang Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Benowo. Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Benowo adalah salah satu putra dari kerajaan Surakarta Hadiningrat. Walaupun dalang asal Surakarta, akan tetapi pengrawit atau niogo dimainkan oleh paguyuban gamelan dari Wonogiri.

Pertunjukan wayang kulit ini diprakarsai oleh Drs H. Sumaryoto Anggota DPRRI sekaligus pemilik perusahaan daerah Gajah Mungkur Group. Pentas wayang ini bertujuan untuk memperingati penanggalan 1 Suro dalam penanggalan Jawa atau 1 Muharram dalam penanggalan Hijriah (Islam). Sekaligus hiburan untuk masyarakat Wonogiri.

Hadir turut mengaksikan, Bupati Wonogiri  H. Danar Rahmanto, mantan Bupati Wonogiri 1999-2010 Begug Purnomosidi, pejabat Muspida, Muspika, Anggota DPRD Wonogiri, Pengurus Parpol, Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama, dan Pengusaha asal Wonogiri. ([email protected])

error: Content is protected !!