Kejang Akibat Tertusuk Tombak Beracun Saat Cekcok

0 100

infowonogiri.com-GIRIWOYO-Akibat tidak bisa saling menjaga diri, dua orang terlibat cekcok. Satu orang bernama Suryanto (48) warga Dusun Kamalan Kidul, Desa Sejati, Kecamatan Giriwoyo harus menjalani perawatan khusus di rumah sakit, akibat tertusuk tombak beracun, oleh lawannya, Adi Joko Wibowo (43) warga Desa Sukodono, Kecamatan Donorojo, Pacitan Jawa Timur.

Peristiwa terjadi di simpang tiga depan Mapolsek Giriwoyo, kemarin. Adi kini diamankan polisi. Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika melalui Kasatreskrim AKP Sugiyo dan Kapolsek Giriwoyo AKP Sugeng Budi Untoro mengemukakan, Suryanto mengalami kejang dan panas dingin akibat tergores tusukan mata tombak beracun.

“Korban kejang-kejang. Suhu badannya naik turun. Diperkirakan akibat terkena racun yang ada pada ujung tombak. Tombak itu katanya pusaka milik keluarganya,” kata Kasatreskrim melalui Kanit Reskrim Polsek Giriwoyo AKP Made Sudharma Made Sudharma, Rabu (9/11). Hasil pemeriksaan awal, motif perkelahian itu lantara korban dan pelaku terlibat cekcok.

Awalnya, Adi bertemu dengan Sri, majikan Suryanto. Adi diduga bercanda dengan Sri. Adi mengatakan sering melihat Sri berduaan dengan Suryanto di Pacitan. Kemudian Sri mengadu kepada Suryanto. Diduga tersinggung, Suryanto naik pitam. Suryanto tidak terima diolok-olok. Suryanto mengaku ke Pacitan bertujuan mengantar Sri, yang tidak lain adalah majikannya.

Pada hari berikutnya, Suryanto berusaha mencari Adi di sekitar Pasar Giriwoyo. Di simpang tiga Giriwoyo Suryanto bertemu Adi. Lalu Suryanto menanyakan maksud perkataan tersebut kepada Sri. Karena kedua belah pihak tidak bisa menggendalikan diri, sehingga terjadi adu mulut dan saling dorong. Pelaku menghunus tombak dari pinggangnya ke perut korban.

Korban berhasil menghindar, sehingga hanya tergores di perutnya saja. Ternyata luka goresan ujung tombak tersebut berefek sangat reaktif. Suryanto mengalami kejang dan panas dingin. Kini korban menjalani rawat inap di rumah sakit. Karena tidak terima, keluarganya melaporkan ke polisi. Tidak membutuhkan waktu lama polisi berhasil meringkus pelaku. ([email protected])

error: Content is protected !!