Jalur Wonogiri-Jogjakarta Terancam Terputus

1 86

infowonogiri.com-MANYARAN-Jalur alternatif Wonogiri-Sukoharjo-Klaten-Jogjakarta yang juga merupakan jalur utama antara Kecamatan Wuryantoro dan Kecamatan Manyaran terancam terputus. Penyebanya talud pengaman badan jalan sepanjang 25 meter di Dusun Banaran, Desa Gunungan, Kecamatan Manyaran, longsor.

Camat Manyaran Sularso, Rabu (22/11) kemarin mengatakan, akibat longsor tersebut, sebagian badan jalan ikut amblas. Sehingga jalur itu kini hanya difungsikan separuh jalan saja.

Dijelaskan, longsor terjadi Senin petang (21/11) lalu, akibat hujan deras di wilayah tersebut. “Saya sudah memberi pengaman agar tidak semakin parah. Sebab badan jalan di sisi selatan sudah retak dan amblas,” katanya.

Sularso berharap segera ada tindakan perbaikan. Sebab jika longsor itu sampai memutus badan jalan, maka warga akan kerepotan jika hendak ke Wonogiri atau ke Wuryantoro. Bahkan, dikatakan, jalur yang kini hanya tinggal berfungsi separuh itu merupakan jalur utama lalu lintas ke Manyaran dan sebaliknya.

Soal runtuhnya talud tersebut disebabkan tingginya curah hujan. Air hujan itu diprediksi meresap ke celah antara talud dan tanah. Karena debitnya besar, air itu kemudian mengikis dasar talud hingga akhirnya runtuh. Nilai kerusakan bernilai sekitar Rp 100 juta.

Terpisah, anggota DPRD Wonogiri Samino yang baru menjalankan reses ke Manyaran mengatakan, jalan yang terancam putus itu adalah jalan provinsi, dan merupakan jalur utama Wuryantoro-Manyaran. Juga merupakan jalan alternatif dari Wonogiri menuju Jogjakarta, Klaten dan Sukoharjo. Jalur tersebut berperan penting dalam pergerakan sektor ekonomi.

Samino berharap agar perbaikan dapat segera dilakukan. “Secepatnya diperbaiki. Ini jalur penting. Jika memungkinkan, bisa diambilkan dari dana penanggulangan bencana 2011. Longsor ini termasuk bencana alam,” katanya. ([email protected])

error: Content is protected !!