Dua Korban Kerusuhan Tirtomoyo Melapor

1 96

infowonogiri.com-WONOGIRI-Dua orang warga Ngarjosari Kecamatan Tirtomoyo melaporkan ke Mapolres Wonogiri, menyusul meletusnya peristiwa kerusuhan terjadi Rabu (23/11) di wilayah setempat. Dua orang pelapor adalah Suyati Suparti (58) dan dan Tukiyem (80) warga Lingkungan/ Kelurahan Ngarjosari Kecamatan Tirtomoyo.

Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika melalui Kasatreskrim AKP Sugiyo didampingi anggotanya mengemukakan, kedua pelapor menjadi korban pengrusakan dan penganiayaan. Terlapor adalah sekelompok masa berseragam pakaian olahraga beladiri dan bersepeda motor.

Kronologisnya, hari itu Rabu (23/11), masa dari Ngadirojo ke Tirtomoyo sekitar pukul 18.00. Kerusuhan terjadi di dua tempat kejadian perkara (TKP) berbeda namun pelaku sama. TKP pertama terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di rumah korban Tukiyem (80) warga RT 02 RW 02.

Sebelum kejadian, cucu Tukiyem, bernama Muhammad Bachtiar (17) pelajar bersama Guntur duduk di teras rumah. Tiba-tiba didatangi 30 pengendara motor berboncengan semua. Masa langsung menyerang Muhammad Bactiar dan Guntur. Merasa tidak aman Bachtiar melarikan diri.

Masa menyerang Guntur dan Tukiyem serta merusak rumahnya. Dua unit motor milik Bactiar dan Guntur juga menjadi sasaran. Setelah merusak dan mengeroyok, masa menuju ke TKP ke dua. Kini giliran menyerang Toko Lumayan milik Ny. Suyati Suparti (58) warga RT 01 RW 02. Masa mengobrak-abrik isi toko dan memukuli orang yang sedang jajan. Lalu masa kabur arah Wonogiri.

“Sebelumnya terjadi perkelahian saat pertandingan sepak bola di Desa Sukoharjo Tirtomoyo, antara Agus Setyawan dengan penonton, namun sudah diselesaikan,” kata Kapolres. Salah satu orang yang diduga anggota kelompok itu tertinggal kawannya, yaitu Asep Rahmat (21) Mahasiswa asal Jaten RT 02 RW 06 Mlokomanis Kecamatan Ngadirojo.

Asep Rahmat menjadi sasaran amuk warga penduduk setempat. Akibatnya, Asep Rahmat mengalami luka parah di bagian kepala dan tubuhnya. Sampai kemarin Asep Rahmat masih dirawat di RS Medika Mulya Ngadirojo. Polisi, sejauh ini belum berhasil menangkap pelaku lainnya. Polisi baru menangkap 9 orang.

Adalah Rizki Guruh Kusuma (18) warga Wonokarto Wonogiri, Rizal Hanggar Munardi (19) Kerdukepik Wonogiri. Lalu, Agus Setyawan (17) Pule Sukoharjo Tirtomoyo, Bibit Novianto (19) warga Tumpuk Miri Kismantoro, Doni Romadona (19) warga Ketunggen Tirtomoyo, Asep Rahmat (21) Jaten Mlokomanis Ngadirojo, Agus Ariyanto (31) Satpam Kantor Pengadilan Wonogiri asal Desa Jendi Selogiri.

Ada lagi, Sunarto (36) Sendang Wonogiri, dan Muhammad Rustina (31) Tunggur Baturetno. Sementara puluhan lainnya masih diburu. “Dipastikan pelaku yang kita amankan akan terus bertambah, sebab kita sebar anggota untuk memburu para pelaku,” terang Sugiyo.

Selain menangkap pihak terlibat, juga diamankan saksi di lokasi kejadian. Yaitu Suyati Suparti (58), Anton (30), Dwi Purwanti (29), Agustina (29) ketiganya warga lingkungan Ngarjosari Tirtomoyo. Barang bukti beberapa batu berukuran besar, botol fanta dan pecahan kaca juga diamankan polisi. ([email protected])

error: Content is protected !!