Nelayan Paranggupito Kewalahan Melawan Ombak

0 31

infowonogiri.com-PARANGGUPITO- Para nelayan Kecamatan Paranggupito, Wonogiri sempat mengalami kesulitan saat menaklukan ombak pantai Paranggupito. Sebab ombak laut disana memang, Kamis (19/20) memang sangat tinggi mencapai hampir 4 meter. Hal itu terjadi saat peluncuran perdana tiga perahu bantuan Pemprov Jateng di Pantai Nampu.

Seorang nelayan setempat bernama Kasdi (50), menceritakan ombak di wilayah Nampu memang selalu tinggi. Karena itu diperlukan kelihaian lebih dari seorang  pengemudi perahu (tekong). “Seharusnya nunggu ombak halus dulu. Kalau airnya belum tenang berbahaya. Beruntung tekongnya dari Cilacap sangat bagus, mampu mengatasi ombak,” katanya.Selain kerepotan meluncurkan perahu, para nelayan direpotkan  mesin perahu, mesinnya ngadat. Setelah mesin diganti, mereka berhasil melaut. Saat perahu mulai menengah, mereka dihadang ombak besar, sehingga perahu seperti melompat-lompat di atas gulungan ombak. Namun saat berlabuh, perahu berjalan mulus, Para nelayan cukup mengikuti ombak yang membawanya ke tepi pantai.
Menurut kebiasannya, ombak di Pantai Nampu bagus saat musim hujan, dari Oktober sampai Maret dalam setiap tahunnya. Panjang garis pantai di Wonogiri mencapai 10,5 km. Namun hasil tangkapannya baru 20.035 kg/tahun. Jumlah tersebut jauh lebih kecil dibanding hasil tangkapan perairan umum yang mencapai lebih dari 1 juta kg/tahun.Bupati H Danar Rahmanto berharap, tiga perahu yang diluncurkan dapat selalu meluncur dan menghasilkan nelayan. Bupati meminta keterampilan para nelayan ditingkatkan. Tujuannya agar mereka mampu melaut dengan baik serta memetakan potensi ikan secara tepat.
Bupati berharap, pemerintah Wonogiri segera mampu membuat pelabuhan. “Kalau punya pelabuhan, semoga tidak diisi orang daerah lain, tetapi diisi orang-orang Paranggupito saja. Tetapi jangan sampai merusak kelestarian alam dan terumbu karang,” pintanya.Seentara Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakperla) Wonogiri, Rully Pramono Retno melaporkan, Pemerintah telah membantu tiga unit perahu, 10 set jaring infarel, 15 set jaring tongkol, dan 30 set jaring bawal. “Dengan bantuan itu diharapkan produksi ikan meningkat,” pungkasnya. ([email protected])
error: Content is protected !!