Guru Cabul Ditetapkan Sebagai Tersangka

0 57
infowonogiri.com-WONOGIRI-Guru Sekolah Dasar (SD) bernama Krismanto (22) warga Dusun Ngambartawang Desa Watuagung Kecamatan Baturetno ditetapkan sebagai tersangka pasal 81 -82 UU 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancamannya maksimal 12 tahun penjara.
Hal itu dikemukakan oleh Kapolres Wonogiri AKBP NK Swastika SIK, didampingi Kasatreskrim AKP Sugiyo, di Mapolres Jumat (13/10). Kasatreskrim mengatakan, laporan kasus ini tetap lanjut. Hasil dari penyidikan, telah cukup bukti untuk menjerat Krismanto sebagai tersangka.Guru berstatus wiyata bhakti itu dituduh telah menyetubuhi seorang perempuan belum cukup umur, berinisial Spt (17) warga Watuagung Baturetno Wonogiri. Perempuan tersebut kini tengah hamil 6 bulan akibat hubungan intim dengan Krismanto beberapa kali.
Dibeberkan, Krismanto ditangkap Selasa malam (11/10) lalu di rumahnya. Sebelumnya, Krismanto sempat kabur ke Jakarta sejak kasusnya dilaporkan ke Mapolsek Baturetno pada 23 September 2011 silam.“Perbuatan cabol itu dilakukan berulang ulang di rumah korban,” tandas Sukadi, Kaurbinopsnya. Critanya, Krismanto dan Spt berkenalan sejak awal 2010 silam. Awalnya, tersangka mednapatkan nomor HP Spt dari kawannya. Sejak saat itu hubungan pelaku dan korban kian akrab.
Meski belum terlalu lama kenal, namun keduana sering akrab. Terlebih keduanya jika bertemu selalu di rumahnya, sementara rumahnya dalam keadaan kosong kecuali Spt. Saat itulah Krismanto merayu Spt untuk berbuat making love (ML). Kali pertama dilakukan Juli 2010 silam.Pada awalnya tidak ada masalah, karena Krismanto mengakui mengenakan sarung kondom. Perbuatan itu kemudian diulangi lagi pada kesempatan lain. Tetapi rupanya Krismanto lupa tidak mengenakan sarung. Kali terakhir dilakukan Mei 2011 lalu. Akibatnya hamil sebelum menikah.
Spt merantau ke Jakarta. Krismanto tetap mengajar di Desanya. Krismanto menyadari telah berbuat salah. Namun Krismanto siap bertanggungjawab untuk menikahi. Sayang orang tuanya ternyata belum merestuinya. Sehingga terpaksa resiko hukum harus dijalani. ([email protected])
error: Content is protected !!