Perusda Wonogiri Perlu Digenjot Untuk Tingkatkan PAD

1 60

infowonogiri.com-WONOGIRI-Direktur PDAM Wonogiri Suharno menyatakan siap untuk merealisasikan target yang ditetapkan Bupati Wonogiri H Danar Rahmanto untuk mengatasi kekeringan setiap tahun sejak puluhan tahun di sebagian wilayah selatan Kabupaten Wonogiri. Seperti di Kecamatan Paranggupito, Giritontro, Giriwoyo, Pracimantoro, Eromoko dan Baturetno.

Kesanggupan Suharno dikemukakan Selasa (20/9) kemarin di halaman kantornya di Jl Instalasi Nomor 1 Sangrahan Wonogiri. “Target kekeringan di wilayah selatan memang menjadi prioritas saya. Tahun 2025 akan ada krisis air di Jawa, di Indonesia. Maka perlu kerjasama dengan stikholder regional, nasional dan internasional,” katanya.

Antara lain mengangkat tiga titik sumber mata air tawar di wilayah Paranggiputo dan sekitarnya. Gerakan penghijauan juga akan digalakkan kembali khusus di wilayah Wongoiri di semua wilayah. Namun semua itu harus dilakukan kerja sama dengan lintas departemen dan lintas sektoral baik di Pemerintah daerah maupun Pusat.

Tampa ada kerja sama dengan pihak lain, tidak mungkin akan mampu. Antara lain di tingkat local, pihaknya telah menggelar rapat kordinasi dengan tujuh perusahaan daerah (Perusda) di Kabupaten Wonogiri. Ketujuh Perusda itu adalah PDAM sendiri, PD BPR-BKK Wonogiri Kota, PD BKK Eromoko, PD BPR Giri Sukadana, Percetakan Giri Tunggal, Apotik Giri Husada Wonogiri dan Bengkel Surya.

Dalam rakor lintas Perusda tersebut antara lain digagas, segala sesuatu kebutuhan sarana prasarana Pemerintah Daerah Perusda harus mampu menyukupinya. Misalnya Bengkel Surya harus mampu memenuhi kebutuhan perbaikan seluruh unit kendaraan asset pemerintah daerah. Segala kebutuhan kertas dan alat cetak harus mampu dipenuhi oleh Percetakan Giri Tunggal.

Lainnya lagi, segala kebutuhan dan distribusi maupu sirkulasi keuangan pemerintah daerah harus melalui BPR BKK milik Pemda Wonogiri. Demikian juga soal obat, Apotik Giri Husada harus mampu memenuhi kebutuhan seluruh PNS Pemda Wonogiri. “Itu semua untuk meningkatkan PAD Wonogiri. Tujuh Perusda sudah ada kesepakatan, tinggal dibuat MoU,” katanya.

Jika PAD Wonogiri sudah tinggi dan kas keuangan Pemda sehat maka, menurut Suharno, Bupati akan lebih mudah menggerakkan roda pembangunan. Namun karena masih baru menduduki jabatan di PDAM, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pemetaan potensi terkait dan mengkaji bersama para ahli. Program Direktur yang lama yang baik pun akan ditindaklanjutinya.

Penataan dan rekruitmen sumber daya manusia (SDM) juga akan ditata sesuai dengan tupoksi dan latar belakang kemampuan masing masing person. “KKN itu sesungguhnya dicontohkan rasullullah. Berikan sedekah kepada orang terdekat. Namun tetap menempatkan orang sesuai dengan kemampuannya, prinsip saya manajeman qolbu,” katanya. ([email protected])

error: Content is protected !!