Mengaku Tidak Hamil Tetapi Melahirkan Anak

0 101

infowonogiri.com-WONOGIRI-Wanita bernama Sulasni (33) warga Dusun Dayu RT 01 RW 02 Desa Sedayu kecamatan Pracimantoro baru saja mendapatkan karunia sekaligus amanah. Ibu rumah tangga itu mendapatkan bayi berjenis kelamin perempuan. Bayi itu dilahirkan sekira pukul 22.00 Kamis pon (22/9/11) lalu di rumahnya. Namun dia mengaku tidak merasakan hamil.

Proses kelahirannya normal melalui jalan bayi alias tampa operasi. Dibantu oleh dukun bayi asal  Desa Jimbar Pracimantoro. Bayi yang dilahirkannya pun normal. Berat badannya 2,5 kg, panjangnya belum diukur. Tangannya dua, kanan dan kiri, masing masing lima jari. Kakinya dua kanan dan kiri, jari  jarinya masing masing lima tangkai. Pancaindera lengkap. Ada mulut lengkap dengan bibir atas dan bawah, dua mata, satu hidung dua lubang, dua telinga kanan dan kiri dan semua berlubang.

Pantauan wartawan infowonogiri.com dari Dusun Dayu, Jumat (23/9) kabar tersebut menyebar di  Sedayu bahkan sampai ke Pracimantoro. Beberapa orang silih berganti mendatangi ke rumah Sulasni yang berjarak 5 KM dari Kota Kecamatan Pracimantoro. Mereka ingin mengetahui kabar Sulasni yang  mengaku tidak hamil tetapi melahirkan bayi.

Hari pertama setelah melahirkan, anggota Polsek Pracimantoro turun mengamankan rumah Sulasni, sejak pagi sampai malam. Tujuannya agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan bagi tamu maupun tuan rumah. Kapolsek Pracimantoro AKP Haryanto SH sempat memonitor aktifiats masayarakat setempat. Namun pada hari kedua, Kamis kemarin pengunjung tampak jarang.

Soal kelahiran anak ketiganya, Sulasni mengaku anak ketiganya lahir dari rahimnya, namun ia  mengaku tidak pernah merasakan hamil, paling tidak sejak tiga tahun silam atau setelah melahirkan anak keduanya yang kini telah berumur 29 bulan/ 2,7th. Proses kelahirannya, menurut Sulasni berjalan  lancar dan normal. Dia sendiri mengaku terkejut. Demikian pula suami, kerabat dan para tetangganya.

Ceritanya, sebelum melahirkan dia bermain bersama tetangga dan kerabatnya. Selepas pukul  21.00, dia merasa lelah lalu beranjak ke kamar tidur, dan tertidurlah ia. Dalam tidurnya dia bermimpi ditemui oleh seseorang yang berwajah sudah cukup tua mengenakan baju hitam dan celana hitam.  dalam mimpinya kakek tersebut menawarkan seorang anak.

“Menawarkannya sampai tiga kali, saya menolak karena sudah cukup,” ujar Sulasni. Tidak lama  kemudian ia terbangun. Sulasni merasakan masuk angin. Perutnya kembung. Seperti ada gejolak di dalam perutnya hingga mengalami kejang. Diantara sadar dan tidak sadar, kemudian dia melahirkan  bayi itu. “Buktinya, bulan puasa lalu saya menstruasi selama 4hari. Perut saya juga kempes terus, tidak  seperti orang hamil,” katanya.

Sulasni –kini- telah dikaruniai tiga anak. Pertama lelaki bernama Putut, kedua Nikita (2,7) dan  ketiga Tri Wahyuningish (2hr). Sulasni adalah istri dari Kasno (38) asal Jatisrono yang bekerja sebagai  karyawan percetakan di Jogjakarta. Sulasni adalah anak ke tiga dari tiga bersaudara ibunya bernama  kandung Kliyem (65) dan ayahnya Kariman. ([email protected])

error: Content is protected !!