Taraweh Perdana Mayoritas Masjid Penuh

0 39

infowonogiri.com-WONOGIRI-Mulai Minggu (31/7/11) masyarakat muslim Wonogiri dan sekitarnya mengawali puasa Ramadhan dengan shalat taraweh bersama di masjid maupun mushola. Seperti dilakukan oleh jamaah masjid Al Furkon Donoharjo, Wuryorejo Wonogiri Kota.

Masjid yang terdiri dari dua lantai itu tampak dipenuhi jamaah putra dan putri. Karena di lantai I dan II tidak mencukupi, sebagian jamaah putri memanfaatkan halaman parker samping utara dan halaman rumah warga.

Sebelum shalat taraweh malam pertama diawali dengan shalat isya berjamaah dan ceramah kultum (kuliah tujuh menit). Bertindak sebagai imam shalat jamaah isya dan taraweh sekaligus penceramah adalah H Ali Yatiman.



Ali Yatiman yang juga pengurus masjid Al Furkon, dalam ceramah singkatnya mengingatkan agar jamaah selalu berusaha meningkatkan kualitas dan kuwantitas keimanan. Antara lain dengan melaksanakan puasa secara iklas dan tawakal.

Jamaah diminta melaksanakan ibadah shalat wajib dengan tepat waktu, ditambah dengan amalan shalat sunah lail, tadarus alkuran dan memperlajari isinya, meningkatkan shadakah. Menjaga hati, pikiran, penglihatan, pendengaran, pembicaraan dan tindakan yang jauh dari ajaran islam.

Hal lain yang disampaikan Ali Yatiman adalah tentang dimulainya pelaksanaan ibadah puasa ramadhan tahun ini. Menurutnya secara umum pelaksanaan puasa ramadhan nyaris bersamaan di seluruh Indonesia. Hanya ada beberapa daerah yang lebih dulu melaksanakan.

Perbedaan dimulainya awal puasa ramadhan jangan sampai merisaukan ketenangan keimanan umat islam di Indonesia. Demikian juga terjadinya perbedaan waktu berbuka dan imsyak satu daerah dan daerah lain adalah suatu keniscayaan yang pasti terjadi.

Sebelum turun ceramah, Ali Yatiman juga mengingatkan kepada jamaah husus anak anak. Mereka diminta tertib dan tenang mengikuti seluruh rangkaian ibadah puasa ramadhan. Khusus untuk anak-anak taman pendidikan alquran (TPQ), ada kegiatan tambahan selama sebulan penuh.

Semula TPQ dilaksanakan tiga hari dalam seminggu ditingkatkan menjadi lima hari. Dilaksanakan ba’da shalat asyar sampai pukul 17.15. “Harapannya anak anak bisa berbuka puasa bersama orang tua. Sebab orang tua terkadang bingung jika waktunya berbuka anaknya belum pulang,” ingatnya. ([email protected])

error: Content is protected !!