Eksplorasi Tambang Emas Diharapkan Untungkan Rakyat

2 74

infowonogiri.com-WONOGIRI-Eksplorasi pertambangan emas di wilayah Kecamatan Selogiri diharapkan mampu memberikan keuntungan bagi semua pihak, tak terkecuali bagi masyarakat Wonogiri dan PT Alexis Perdana Mineral (APM) selaku perusahaan yang sedang melakukan ekplorasi pertambangan di Selogiri.

Hal itu dikemukakan oleh Bupati Wonogiri Danar Rahmanto, Ketua DPRD Wonogiri Wawan Setya Nugroho, dan Ketua Komisi C DPRD Wonogiri di ruang data Setda, Kamis (4/8/11) saat digelar pemaparan hasil eksplorasi oleh PT Alexis Perdana Mineral. “Diharapkan dengan kegiatan pertambangan yang akan dilakukan oleh PT Alexis ini akan menguntungkan semua pihak.

Jangan sampai masyarakat Wonogiri kehilangan moment,” ujar Bupati, saat sambutan. Bupati sempat mempertanyakan keseriusan pemaparan hasil eksplorasi ini. Di luar Bupati mengaku mendengar kabar ekspose hasil eksplorasi ini hanya untuk wacana dan cara mendongkrak harga di bursa Saham perusahaan tertentu. Bupati juga mempertanyakan perbedaan kegiatan investor mana yang tergolong sebagai eksplorasi dan mana ekploitasi. Pemaparan PT APM adalah bentuk pertanggungjawaban pemegang IUP untuk memberikan laporan secara berkala seperti diatur oleh UU No 4 Tahun 2009 pasal 111.

PT APM telah melakukan eksplorasi selama 2,5 tahun dari masa eksplorasi IUP 6 tahun. Rinciannya 4 tahun eksplorasi dan 2 tahun Studi Kelayakan dan Amdal. Dalam waktu 2,5 tahun telah banyak yang dilaksanakan oleh PT. APM yaitu pemetaan geologi, penelitian geokimia, permodelan geofisika, pemboran eksplorasi sebanyak lebih dari 21 titik, serta rencana RC drilling di 80 titik pada tahun 2011. Penelitian pun termasuk kategori eksplorasi, sepeti yang dilakukan oleh penambang tradisional sejak jaman Belanda, dulu.

Pihak PT APM yang diwakili Cokro menyimpulkan potensi pertambangan dan emas di Selogiri sangat tinggi. Intinya pemboran tetap terus dilakukan guna mengetahui cadangan ekonomis yang lebih tinggi sebagai bahan tambang. Selama ini pihak PT APM sama sekali belum mengambil keuntungan. Sampel hasil pengeboran benar benar dikirimkan ke laboratorium. ”Pemaparan ini biar semuanya jelas, bukan sekedar untuk memblokup. Tetapi untuk mengetahui seberapa besar potensi pertambangan ini. Kesimpulannya pemboran ini tetap dilanjutkan,” pungkas Cokro. ([email protected])

error: Content is protected !!