PNS Yang Berperilaku Apatis Akan Tersingkir

0 63

infowonogiri.comWONOGIRI-Sebanyak 168 PNS di Kabupaten Wonogiri mengikuti ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah (UKPPI) di SMP N 2 Wonogiri. Bupati Wonogiri diwakili Sekda Budisena membuka UKPPI ini Selasa (5/7).

Ujian UKPPI yang diikuti golongan Id, IIc, dan IId ini berlangsung selama 2 hari. Hari pertama ujian tertulis, dan hari kedua ujian lisan. Sekda mengemukakan pelaksanaan UKPPI merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas SDM PNS di Kabupaten Wonogiri.

“Pendidikan yang lebih tinggi jangan dijadikan formalitas atau persyaratan saja. Namun harus bisa mencerminkan intelektualitas yang lebih tinggi dalam berfikir. Dengan meningkatnya tingkat pendidikan, berarti ikut meningkat pula kemampuan. Peningkatan ini harus disertai perubahan pola pikir,” terangnya.

Ditambahkan Sekda bahwa keberhasilan mengikuti UKPPI bukan hanya kebanggaan PNS yang bersangkutan, tapi juga indikator kemajuan PNS di Kabupaten Wonogiri yang semakin hari memiliki jenjang pendidikan yang lebih baik. Namun, di satu sisi saat ini Pemkab kekurangan SDM baik dari segi kuantitas dan kualitas.

“Jika berhasil lulus dalam ujian ini, ada beberapa konsekuensi. Pangkat naik, otomatis gaji juga ikut naik. Lalu anda semua pasti lebih dekat pada jabatan tertentu. Harapan kami, tentunya peningkatan yang demikian harus diimbangi dengan  menunjukkan kemampuan masing-masing dalam bekerja di bidangnya,” imbuh Sekda.

Sekda berpesan bahwa PNS yang berhasil lulus nanti hendaknya mampu menunjukkan prestasi, kinerja, dan kapasitasnya sebagai aparatur yang professional. “Jangan meniru perilaku pegawai yang bersikap apatis. Penting masuk kerja, lalu naik pangkat. Apalagi jika PNS ini dijadikan samben saja, karena ada usaha lain yang lebih menguntungkan. Itu merugikan masyarakat,” kata Budisena.

Sebagai lembaga pemerintahan, lanjut Budi, kapasitas dan intelektual PNS sangat diharapkan masyarakat sebagai penyelenggara Negara yang baik. Lama-lama menurutnya PNS yang apatis dan tidak professional akan tersisisihkan. ([email protected])

error: Content is protected !!