DPO Pengedar dan Pembuat Upal Tertangkap

0 95

infowonogiri.com-WONOGIRI-Tiga orang Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus uang palsu berhasil diringkus Resmbo Satreskrim Polres Wonogiri. Perkara tersebut, Senin (23/5/11) kemarin digelar di ruang Mapolres Wonogiri.

Ketiga DPO itu adalah pencetak Upal bernama Kustono (39) warga Mlangsen RT 08 RW 01, Mlangsen, Blora, dan dua pengedar Upal bernama Sunarto (46) dan Dwi Puji Astuti (35), pasangan kekasih asal Dusun Baben, Gondang, Kabupaten, Sragen.

Tertangkapnya kertiga buronan tersebut, setelah sebelumnya polisi berhasil meringkus dua pengerdar upal yang beropasi di wilayah Wonogiri, pada 4 April 2011 silam. Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika menyebutkan, dua orang sebagai pengedar dan satu orang sebagai pembuat atau pencetak upal. “Kebetulan yang dua orang ini adalah mengaku sebagai wartawan KPK, ini ID cardnya,” ujar Kapolres didampingi  Kasatreskrim Sugiyo. Kustono ditangkap di terminal Giwangan Yogyakarta.

Dia mengaku mencetak upal itu  dengan kertas glosi dengan printer biasa. “Saya ketakutan sejak dulu, setelah  baca pengedar upal tertangkap. Saya beli komputer baru untuk usaha baru. Niatnya mau tobat,” kata Kustono.

Kustono mencetak upal pecahan 50 ribu sebanyak 25 juta. Upal sebanyak itu sudah tersebar di beberapa wilayah. Dari tangan Kustono berhasil disita Rp 17,3 juta. Terdiri dari 346 lembar uang palsu  pecahan 50 ribu. Oleh Kustono setiap upal senilai sejuta dijual Rp.250 ribu uang  asli.“Saya baru terima Rp.2 juta dari upal, itupun sudah untuk bayar hutang,” katanya.

Sedangkan Dwi dan Sunarto ditangkap di Pondok Kelapa, Bekasi. Dwi berkelit awalnya tidak tidak mengatahui uang dari kekasihnya palsu. “Saya dan suami saya juga wartawan KPK, saya tugas di wilayah Sragen, Sunarto di Sukoharjo. Kami ke  Bekasi untuk menyelamatkan diri,” katanya.

Pengedar upal yang ditangkap sebulan silam adalah Maryono (38) warga Pandeyan, Jatisrono dan Slamet (34) warga Kenep Sukoharjo, kedua orang pelaku mendapat uang palsu dari Sunarto. Barang bukti yang disita polisi dari ketiga DPO itu  adalah uang asli, upal, satu set komputer, buku rekening dan kartu atm, hp satu motor dan STNKnya.([email protected])

error: Content is protected !!