Kancil Mencuri Perawan Tertangkap Polisi

1 64

WONOGIRI-Ini bukan dongeng fiktif tentang kancil hewan pencuri timun. Melainkan kisah nyata si Kancil (31) supir truk yang bernama asli Slamet. Warga Desa Ngancar Kecamatan Giriwoyo itu ditangkap polisi Jumat (17/2) kemarin. Kancil dituduh telah mencuri perawan siswi SMA kelas 1 berinisial DP (17), warga Giriwoyo.

Kancil dituduh telah beraksi sebanyak tiga kali. Modusnya, Kancil menyelinap masuk ke rumah korban pada malam hari, sekitar pukul 23.00, melalui pintu belakang. Korban di rumah tinggal bersama kakek dan neneknya yang sudah mulai kurang kepekaanya. Sehingga tidak tahu saat Kancil beraksi. Sementara kedua orang tuanya tengah merantau di Jakarta.

Saat orang tua si gadis SMK swasta di Baturetno itu pulang dari perantauan, orang tua korban mendapatkan kabar kejadian itu. Kedua orang tuanya tidak terima lalu melaporkan ke polisi, Kamis (16/2) lalu. Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Giriwoyo AKP Sugeng Budi Untoro menangkap Kancil petang kemarin.

Kapolres Wonogiri AKBP Drs Nanang Avianto mengemukakan, Kancil dan korban adalah hidup bertetangga se Desa Ngancar di Kecamatan Giriwoyo. Kancil mulai melancarkan aksinya setelah mendapatkan nomor tilpon melalui jasa temannya, sejak awal Desember 2010 lalu. Saat itulah terjadi DP kehilangan keperawanannya. Kancil mengulangi kali kedua dan ketiga pertengahan Pebruari ini.

“Yang melaporkan ayahnya, lalu kita tangkap. Kancil kita sidik dan mengakui sudah tiga kali beraksi, ” kata Kapolres AKBP Drs Nanang Avianto melalui Kasatreskrim AKP Sugiyo. Ayahnya bernama Djimin (40) warga Dusun Groncong Ngancar Giriwoyo. Menurut keterangan korban dan saksi, Kancil menjanjikan akan memberinya HP Black Berry dan berjanji akan menikahinya.

Kancil yang satu ini memang benar benar jujur. Ketika dikonfirmasi tidak membantah sama sekali. “Saya melakukannya, tapi atas dasar suka sama suka. Saya tidak memaksa. Istilahnya pacaran. Waktu dulu saya tanya katanya suka dan siap dinikahi. Tapi saat orang tuanya pulang, anaknya berubah mengatakan tidak mau dinikahi,” kata Kancil.

Kancilpun mengaku menyesal ulahnya telah mengantarkannya ke bui. “Saya nelangsa. Saya menyesal mas. Anak saya berumur 2 tahun. Isti saya ke Jakarta. Saya pisah ranjang dengan istri 2 tahun lalu. Anak ikut saya diasuh orang tuaku. Dulu saya nikah tidak disetujui orang tua saya. Kini saya pacaran dengan anak SMA tidak disetujui orang tuanya, tapi malah seperti ini,” akunya, seperti menyesal. ([email protected])

error: Content is protected !!