Pergi Kerja Guru SMPN 2 Wuryantoro Celaka

0 151

infowonogiri.com-WONOGIRI-Guru bahasa asing SMPN 2 Wuryantoro, Rosida Dian Eka Susanti (26) warga Pencil Wuryorejo Wonogiri tak sadarkan diri akibat sepeda motor yang dikendarainya berbenturan dengan mobil minibus yang dikemudikan Wahyu (37) warga Wonokarto Wonogiri, Jumat (12/11).

Lakalantas terjadi sekira pukul 07.35 di Dusun Grobok Kelurahan Wuryorejo Wonogiri. Atau berjarak sekira satu kilometer dari rumahnya. Diperkirakan Dian –panggilannya- hendak berangkat mengajar. Gadis bertubuh mungil berkulit putih itu mengendarai motor Suzuki Spin nopol AD 2980 GR.

Dia meluncur dari arah Wonogiri ke arah Wuryantoro. Sebaliknya monibus bernopol AD 3519 AG meluncur dari arah berlawanan. Saksi di lokasi kejadian, Maryono (54) warga sekitar TKP mengatakan sepeda motor tersebut berbenturan langsung dengan minibus jurusan Wonogiri-Manyaran.

Akibat kecelakaan itu Dian terpental sekira 10 meter dari lokasi tabrakan dan tak sadarkan diri di TKP. Dian terluka di kepala, kaki dan terluka dalam. Saking kerasnya benturan, bodi motor ringsek. Bahkan sasis rangka motor spin nyaris patah. Sementara bemper minibus juga rusak parah.

Dia langsung dilarikan ke IGD BLUD RS dr Soediran Mangun Sumarso (SMS) Wonogiri menggunakan mobil Puskesmas yang kebetulan melintas. Sampai di IGD Dian masih tetap dalam keadaan tak sadarkan diri. Dokter jaga IGD RS SMS merekomendasikan Dian dirujuk ke RS Kasih Ibu Solo.

Kapolres Wonogiri AKBP Drs Nanang Avianto melalaui Kasatlantas AKP M Ridwan menyatakan lakalantas di Grobok sudah ditangani Unit Laka Satlantas Polres Wonogiri. Sementara, keluarga Dian dan beberapa kerabatnya dating ke IGD RS SMS.

Orang tua Dian, Daryanto (56) terlihat syok berat. PNS di Kabupaten Wonogiri itu menangis meraung raung menyesalkan peristiwa lakalantas tersebut. Sejumlah orang berusaha menghibur dan menenangkannya. Namun tak ada yang mampu meredakan pilunya.

Daryanto sesekali menyebut nama tuhannya dan memanggil manggil nama anak perempuannya yang tidak lama lagi akan melangsungkan pernikahan. Terpisah Wahyu, supir minibus tersebut mengatakan pihaknya mengemudikan mobilnya dalam kecepatan lambat. “Saya pelan pelan kok mas, tapi pit motornya yang ngebut,” kata Wahyu gematar karena dagdigdug(bsr)

error: Content is protected !!