Polisi menembak bukan bertujuan membunuh tetapi melumpuhkan

0 34

GGLINK-NEWS-WONOGIRI-Senjata api (senpi) yang dibawa polisi itu bukan untuk menakut nakuti masyarakat. Melainkan untuk melindungi dan menganyomi masyarakat. Jika terpaksa senpi itu digunakan pun bukan untuk membunuh orang. Melainkan hanya untuk melumpuhkan saja. Itikad itu harus dipegang teguh oleh setiap polisi.

Seperti dikemukakan oleh Kapolres Wonogiri AKBP Drs Nanang Avianto di sela sela latihan menembak di lapangan sepak bola tepi Sungai Bengawan Solo, wilayah Timang, Wonokerto Wonogiri, Selasa (12/10). “Menembak itu bukan untuk mematikan, tapi untuk melumpuhkan. Yang ditembakpun misalnya kakinya bukan kepala dan tubuhnya,” ujar Kapolres.

Kapolres berlatih tidak sendiri. Dia melibatkan seluruh jajaran Polres dan Polsek se Wonogiri. Latihan digelar dua hari diikuti oleh dua pertiga dari 754 anggota Polres Wonogiri. Tujuan berlatih menembak adalah untuk mengasah insting dan ketepatan menembak. Sebab jika tidak dilatih keakuratan menembak bisa tumpul. Tujuan lain adalah untuk mengantisipasi aksi criminal.

Dalam berlatih, kemarin senjata api yang gunakan kebanyakan senpi laras pendek sejenis Revolver Col 38 produksi Pindad. Senpi lain yang digunakan adalah merek Taurus 2004, SNW dan FN semua pdoduksi Pindad. Amunisi yang digunakan merek Pindan seri 90. Berjarak 20 Meter dan 20 Meter. Semua anggota polres yang bersempi wajib berlatih. Senjata dan amunisi disiapkan Kapolres.

“Setiap senjata api dan amunisi yang digunakan kita laporakan ke Mabes Polri, jadi semua ada laporannya,” kata Kapolres. Anak buahnya diminta berlatih serius. Sebab berlatih menembak ini akan scoring. Bagi anggota yang tidak berhasil skor nilainya tidak mencapai 60 maka dinyatakan gagal harus mengikuti her, mengulang. Jika tetap gagal maka perlu jatah senjata apinya perlu ditarik ke gudang.

Pada hari pertama diketahui Kasatreskrim AKP Sugiyo menjadi penembak terjitu. Macan Satu itu  behasail mengumpulkan nilai 138. Sementara lainnya rata rata dibawah 100. Kapolres member teori menembak yang tepat. Teorinya Nabi Tepi kependekan dari Napas Bidik Tarik Picu. Penjelasannya tenang tarik napas panjang, lalu bidik dan lepaskan nafas sambil menarik picu. (bsr)

error: Content is protected !!