Pelayanan Cabut Gigi Di Puskesmas Ditiadakan

0 69

GGLINK-NEWS-WONOGIRI-Dampak polemic salah cabut gigi antara dokter Puskesmas dan pasien sakit gigi kian memprihatinkan.

Kini pelayanan cabut gigi di Puskesmas Wonogiri I ditiadakan. Kabarnya pelayanan cabut gigi di Puskesmas lain se Kabupaten Wonogiri sedang diwacanakan akan ditiadakan seperti yang sudah berlangsung di Puskesmas Wonogiri I. Informasi tersebut diperoleh dari salah satu dokter umum di Puskesmas Wonogiri I.

Menurut dokter tersebut, ditiadakannya layanan cabut gigi karena dokter gigi tidak mau menangani pasien yang beresiko seperti cabut gigi. Disisi lain tidak ada jaminan perlindungan kenyamanan dan keselamatan kerja terhadap dokter yang menanganinya maupun pasien yang menanganinya.

“Layanan cabut gigi di Puskesmas ditiadakan, hususnya penanganan cabut gigi yang sangat beresiko tinggi, karena dokter tidak mau beresiko,” ujar dokter umum berjilbab ini kepada anggota DPRD Wonogiri Samino Sip dan di hadapan wartawan ini dan Selasa (26/10).

Dampak Polemik Salah Cabut Gigi.

Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wonogiri dr Mahmud S membenarkan masalah itu sudah menjadi wacana organisasinya. Namun Mahmud mengaku belum mengatahui jika layanan cabut gigi di Puskesmas Wonogiri I telah dihilangkan. “Masalah layanan gigi beresiko tinggi ditiadakan memang sudah jadi wacana dan dibahas bersama, namun belum menjadi keputusan PDGI,” ujar Mahmud.

Itu kemunduran dong dok? Dia menjelaskan, layanan gigi oleh dokter gigi di Puskesmas nantinya hanya ada layanan konsultasi gigi, pemeriksaan gigi dan tindakan ringan lainnya. Tindakan pencabutan gigi dan tindakan beresiko tinggi lainnya ditiadakan. Contoh layanan beresiko seperti cabut gigi, syok, infeksi. Kalaupun ada, nantinya dokter gigi Puskesmas hanya memberikan rujukan untuk pasien ke rumah sakit.([email protected])

error: Content is protected !!