Tak Berkategori  

Sisi Lain Diberlakukannya UU nomor 23 Th 2014

Gunung Pegat
Gunung Pegat
Gunung Pegat

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Kepala Dinas ESDM Kabupaten Wonogiri mengemukakan, potensi ESDM Kabupaten Wonogiri cukup baik. Alam dan manusianya mendukung. Kesiapan cukup baik. Partisipasi sumber daya manusia terpenuhi.

Kini, ESDM Kabupaten Wonogiri ditangani oleh 5 orang geolog, sudah sangat cukup. Ada sedikit hal kurang nyaman, yaitu penentuan tata ruang. Harus lebih dipertegas dan ditentukan, secara rinci oleh Pemkab,” katanya.

Kedua soal perijinan dan rekomendasi belum bisa dilakukan sepenuhnya oleh provinsi dan pusat, meskipun masih dibutuhkan rekomendasi Kabupaten/Kota. Ketiga, Kondisi sosial, lingkungan masyarakat di tingkat Kabupaten/Kota yang berkopenten seharusnya tetap dilibatkan.

Selama ini, ketika ijin-ijin yang memberikan langsung adalah orang daerah. Nantinya, sesuai amanat UU tersebut, khusus perijinan di bidang ESDM, pengawasan dan pemantauan itu menjadi kewenangan pusat yaitu Badan Kordinasi Penanaman Modal Nasional (BKPMN).

“Dampak sosialnya, pemerintah pusat akan sulit melakukan pengawasan. Maka kontrolnya tetap harus melibatkan Kabupaten/Kota. Harus dibicarakan dan diperjelas. Soal pertambangan andesit, kan masih menjadi idola. Tidak ada pembangunan tampa tambang, harus imbang. Harus membuat neraca potensi sumberdaya alam,” katanya.

Bagaimana dengan rencana pembangunan pabrik semen di Wonogiri? Jatah wajib produksi 151 juta ton semen pertahun nasional, sampai saat ini baru terpenuhi 40-an %. Di kawasan bentang karst (KBK) di Jawa (di Wonogiri) tidak boleh ditambang untuk pembangunan semen.

Maka daerah harus mematuhinya dan harus menyesuaikan lokasinya. Semula pabrik semen rencana di wilayah Kecamatan Giriwoyo. Kemudian dipindahkan ke wilayah Kecamatan Eromoko. Pertama, karena alasan teknis wilayah Giriwoyo termasuk KBK. Kedua karena kebutuhan target operasional dan produksi.

Dimana di Giriwoyo tidak mungkin bisa mencapai produksi dalam jangka waktu tertentu. Di Eromoko lokasinya masih memungkinkan karena dipersambungkan dengan Kecamatan Pracimantoro. Soal investasi semen itu, adalah kebijakan Bupati bersama yang mencakup investasi 10 bidang lain. (bagussarengat).

Tinggalkan Balasan