Kasatreskrim Dikeroyok, Karena Dikira Anggota SH Winongo

0 168

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Dua puluh satu hari yang lalu, Rabu (8/5/19)
ketika malam mencekam, massa yang emosi tidak dapat membedakan siapa aparat dan siapa masyarakat.

Sekira pukul 00.45 Wib, Kamis (9/5/19) Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditya Mulya Ramadhani SIK menjadi sasaran pengeroyokan massa. Akibatnya eks Kasatreskrim Polres Wonogiri terluka parah. Hingga saat ini, Rabu (29/5/19) eks “Macan Satu” belum sadarkan diri. Dirawat di RS Singapura.

Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombespol Agus Triatmaja didampingi Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati SIK MSi menyebut, pelaku pengeroyokan itu adalah anggota organisasi beladiri Setia Hati Terate (SHT). Kebanyakan, warga di wilayah Kabupaten Wonogiri.

“Pelaku pengeroyokan adalah anggota SHT. Mereka mengaku tidak tahu yang dikeroyok anggota Polisi, Kasatreskrim. Kasatreskrim dikira anggota organisasi lain, yaitu SH Winongo,” kata Kabid Humas.

Malam itu, dijelaskan, Aditya memang tidak mengenakan pakaian dinas harian (PDH) resmi. Tetapi mengenakan pakaian biasa, seperti lazimnya anggota Satreskrim. Pakaian yang dikenakan Kasatreskrim terdapat tulisan namanya Aditya Mulya R.

Namun hal itu tidak menjadikan orang mengenali bahwa Aditya adalah pejabat Polres Wonogiri. Sehingga massa menyerangnya. Ada dengan tangan kosong. Dengan kayu, dengan batu.

“Kasatreskrrim mengalami luka luka di tangan, di badan dan di kepala. Tampaknya yang mengakibatkan tidak sadarkan diri adalah luka di belakang telinga,” kata Agus.

Kini polisi telah mengamankan sedikitnya 25 anggota SHT. Mereka terbagi menjadi tiga kelompok. Pemgeroyok Kasatreskrim, Melawan Petugas, dan Melakukan Perusakan. baca berita terkait. (baguss)