Salah Cetak, Papan Proyek Rp 16 Milyar Belum Dipasang

0 247

Para pekerja proyek “bantuan” dari Jepang di wilayah Jatipurno | Foto Baguss

INFOWONOGIRI.COM-JATIPURNO-Di tiga Desa di Wilayah Kecamatan Jatipurno, saat ini sedang dilaksanakan proyek total senilai lebih dari Rp.16 milyar. Namun papan informasi kegiatan belum terpasang. Pelakksana kegiatan beralasan terjadi salah cetak.

“Papan nama belum dipasang, karena terjadi salah cetak,” kata Bambang Cipto selaku Pelaksana sekaligus Humas. Dijelaskan, proyek yang dikerjakan berada di wilayah Desa Jeporo, Mangunharjo dan Giriyoso.

Di tiga wilayah itu terdapat lebih kurang 250 titik proyek fisik. Pantauan IW pada Rabu (13/2/19) baru dikerjakan puluhan titik. Antara lain meliputi pembangunan talud, saluran air, bak tampungan air dengan istilah water shit. Proyek dikerjakan oleh kontraktor PT. Bangun Cipta Artha Kalimantan. Sumber dana tahun anggaran 2018 dari JICA Loan No ID-567 Jepang.

Sedangkan “pemakainya” adalah Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Untuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) adalah Danau Situ dan Sendang Kantor Kartosuro Kabupaten Boyolali. Satuan Kerja SNVR Pembangunan Bendungan BBWS Bengawan Solo. Pekerjaannya LCB Pengelolaan Pelaksanaan Untuk Pekerjaan Konservasi Daerah Aliran di tiga Desa itu. SPK mulai Oktober 2018 sampai Juni 2019.

Para pekerja proyek “bantuan” dari Jepang di wilayah Jatipurno | Foto Baguss

“Ini yang kita kerjakan paket 3-2. Ada tiga paket lain, dikerjakan PT lain. Nama lokasi dan nilai proyek saya tidak tahu,” kata Bambang. Proyek lain adalah Paket 3-1, 3-3, dan 3-4. Kabarnya, masing masing paket dikerjakan dengan pemenang lelang sendiri. (baguss)