Wawan : Kalau Bisa Dimaafkan, Aku Mohon Maaf Kepada Masyarakat

0 2.066
Lokasi pengerebekan | Foto Istimewa

INFOWONOGIRI.COM-GIRIMARTO-Kepala Dusun (Kadus) Kendal Kecamatan Girimarto Setyawan Widiyatmoko alias Wawan (38th) akhirnya angkat bicara terkait kasus mobil goyang di sebelah rumah dinas (rumdin) Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede SH.MIK.

Wawan mengakui telah bertindak senonoh atau mesum di dalam mobil mazda di sebelah rumdin Kapolres, yang juga bersebelahan dengan mushola SMPN 1 Wonogiri Kota. Perbuatan itu dilakukan dengan Margareta Rini Wulansari (30th) warga Pokoh Kidul Kecamatan Wonogiri Kota.

Baca Juga : Ternyata Kadus Itu Istrinya Sedang Turun Mesin, Suami Rini di Papua

Menurutnya, perbuatan itu tidak pantas dilakukannya. Perbuatan itu terjadi karena khilaf. “Saya mengakui salah. Perbuatan itu tidak pantas saya lakukan. Saya khilaf. Waktu itu saya tidak sedang berhubungan intim. Saya khilaf, saya akui….” Kata tampa menjelaskan.

Kesalahan itu, menurutnya tidak dapat ditoleransi dan tidak dapat dimaafkan. Karena perbuatan itu kesalahan besar. Kesalahan berat. Saat itu dia mengenakan pakaian dinas harian (PDH). Yaitu seragam dinas sebagai perangkat Desa Girimarto.

Baca Juga : Apa Yang Dilakukan Wawan – Rini di Dalam Mobil?

Kesalahan itu tidak dapat dihapuskan hanya dengan meminta maaf. Dia mengakui juga perbuatannya itu mencoreng pemerintah Girimarto dan Wonogiri. Kalau saja bisa dimaafkan, Wawan akan menyampaikan permohonan maaf melalui media massa atau media sosial.

“Saya sudah beberapa kali berbuat salah. Sudah beberapa kali ditampar. Tapi tidak pernah membuat saya sadar. Baru kali ini saya sadar. Keluarga, terutama ibu saya terbebani. Bapak saya belum lama meninggal dunia. Saya tidak akan mengulangi lagi. Saya sudah meminta maaf kepada keluarga. Kalau bisa saya juga meminta maaf kepada masyarakat Girimarto,” katanya.

Namun semua telah terjadi. Wawan siap menanggung resikonya. Sanksi apapun dari atasan siap diterimanya. Termasuk sanksi sosial. Wawan menyadari selama ini selama ini sudah pernah beberapa kali berbuat salah, juga sudah diperingatkan dengan beberapa teguran. Namun baru terguran kali ini dapat menyadarkannya.(baguss)