Museum Wayang Pak Beitani Akan Dipindah Ke Kota

0 149
H. Begug Poernomosidi SH
H. Begug Poernomosidi SH

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Mantan Bupati Wonogiri dua periode 2000-2010 H. Begug Poernomosidi SH berencana akan memindahkan museum Wayang Pak Beitani di Wuryantoro ke Jl A Yani Wonokarto Wonogiri. Alasannya, ribuan wayang kulit berbagai jenis di sana kurang mendapatkan perhatian pemerintah dan masyarakat.

Ribuan wayang kulit tersebut akan digabungkan dengan Musium Keris di Padhepokan Bapak HM. Soeharto. “Kita berencana akan memindahkan musium wayang kulit Pak Baitani di Wuryantoro ke Padepokan Bapak HM Soeharto di Wonogiri Kota, sini,” kata Begug Poernomosisi, Kamis (4/6) kemarin.

Museum wayang di Wuryantoro didirikan sejak Begug menjabat pada periode pertama. Ia khawatir, kedepan, jika tidak diselamatkan, pamor wayang kulit dan nilai luhur kebudayaan bangsa Indonesia kian meredup. “Saya berpikir dan melangkah ke depan, bagaimana mempertahankan wayang kulit, keris dan akik ini tetap adi luhung,” akunya.

Wayang kulit, keris dan akik itu, adalah warisan budaya ratusan tahun silam dari para leluhur dan pendiri negeri ini. “Contoh keris itu ada sejak negeri ini masih jaman batu, Majapahit, Singosari dan Tumampel hingga sekarang. Kalau bukan kita siapa lagi yang nguri-nguri budaya kita,” tandasnya.

Karena itu Begug mengajak semua lapisan masyarakat untuk peduli dan perhatian tehadap kekayaan khas Jawa, Nusantara. Jangan sampai, kekayaan itu direbut dan diklaim menjadi milik bangsa lain. meskipun Keris dan Wayang telah diakui oleh lembaga dunia Unesco. Jika bangsa Indonesia diam saja, bukan mustahil akan dikuasi negara tetangga.

Nah dalam rangka mempertahankan kebudayaan itu tetap eksis, Begug Poernomosidi menjadikan Musium Wayang Pak Beitani hidup dan bergairah lagi. Demikian juga dengan Keris dan Akik. Ketiga kekayaan itu, memiliki nilai intangibel yang menyertai. Seperti aspek sejarah, fungsi sosial, tradisi, filosofi, simbolis, mistik, seni n teknologi. (nano-baguss)

error: Content is protected !!