Mobil Pribadi Kepala Dinas Pertanian Diduga Dirusak Oknum Wartawan

0 58
Dua wartawan tabloid diperiksa di Mapolsektartawan
Dua wartawan tabloid diperiksa di Mapolsektartawan

infowonogiri.com – WONOGIRI – Kendaraan pribadi Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Kabupaten Wonogiri, Guruh Santoso mengalami kerusakan pada bagian pintu depan dan pintu belakang mobil Toyota Inova Nopol AD 8425 BR.

Peristiwa itu terjadi Jumat (26/7) di halaman kantor DPTPH Wonokarto Wonogiri. Kerusakan diduga disengaja. Buktinya goresan tersebut tembus sampai pada bagian dasar cat mobil. Diduga kerusakan tersebut akibat ulah oknum wartawan tabloid dua mingguan Investigasi, berinisial Iwn alias Hry.

Atas kejadian itu Iwn dilaporkan ke Mapolsek Wonogiri Kota. Iwn beralasan, bahwa ia pernah menderita sakit strok. Saat ini kondisi sakitnya belum sembuh total. Kemungkinan jam tangan yang dipakai mengenai mobil Kepala DPTPH Wonogiri.

Ceritanya, Iwn alias Hry bersama kawannya, berinisial Wah alis Sur wartawan tabloid Lintas datang ke kantor DPTPH. Tujuannya menawarkan iklan. Namun kedua wartawan tabloid itu gagal menemui Guruh. Sebab Guruh tidak ada di kantornya.

Diduga kecewa, saat keluar dari kantor DPTPH, oknum wartawan itu merusak mobil milik Guruh Santoso yang diparkir di halaman kantor DPTPH. Aksi itu diketahui oleh keluarga Guruh Santoso.

Saksinya adalah Ny. Guruh Santoso, dan supirnya, Giarto. “Dia (Iwn) keluar menuju sepeda motor di dekat mobil bu Guruh. Dua anak bu Guruh tahu orang itu (Iwn) telah menggores pintu mobilnya, ” jelas Giarto.

Faktanya terdapat tiga goresan. Dua goresan di pintu depan kiri, dan satu goresan pada pintu samping belakang. Goresan berukuran sekira 30 cm. Giarto melaporkan Iwn dan Wah ke Mapolsekta Wonogiri.

Iwn membantah telah menggores bodi mobil itu dengan sengaja. Jam tangannya katanya tidak sengaja mengenai mobilnya. “Saya sakit stroke. Tubuh saya tidak normal. Goresan itu tidak sengaja terkena jam tangan saya,” aku Iwn didampingi Wah, asal Solo.

Guruh Santoso membenarkan mobilnya rusak setelah kedatangan tamu dua wartawan tabloid itu. Guruh menyatakan tidak akan memperpanjang masalah, asal pelaku mengakui salah dan meminta maaf. “Yang penting ngaku salah dan meminta maaf, itu saja,” tandasnya.

Kapolsek Wonogiri Kota AKP Hadijah Sahab membenarkan ada kejadian perusakan mobil milik Guru Santoso. Permasalahan tersebut menurutnya sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Iwn mengakui bersalah telah merusak mobil milik pak Guruh. Iwn juga sudah membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan itu. Permasalahan sudah selesai. Iwn sudah boleh pulang ke Solo,” katanya.[Bagus]

error: Content is protected !!