Dana Infrastruktur Pedesaan Diduga Dipotong Melebihi Kewajaran

0 236

Aris Tribudoyoinfowonogiri.com – EROMOKO – Proyek Infrastruktur Pedesaan (IP) Tahun 2012 di beberapa Desa di beberapa Kecamatan diduga disunat alias dipotong. Penyunatan atau pemotongan itu dinilai di luar kewajaran, karena mencapai 30 persen dari nilai proyek.

Proyek IP di Kabupaten Wonogiri ada sebanyak 500 lokasi pembangunan infrastruktur di beberapak Desa. Perdesa rata rata mendapatkan dana segar Rp.15 juta. Total dana IP mencapai Rp.12,1 Milyar. Diperoleh informasi pemotongan yang wajar tidak boleh lebih dari 13 persen.

Namun yang terjadi di beberapa kecamatan pemotongan mencapai 30 persen. Sehingga banyak pemerintahan desa yang menerima dana IP hanya Rp.10 hingga Rp.11 Juta. Seperti pemotongan yang terjadi di Desa Tempurharjo, Kecamatan Eromoko .

Informasi itu disampaikan oleh Dwi Hatmoko, anggota Komisi C DPRD Wonogiri, Rabu (27/3).  “Kalau potongan 10 – 14 persen itu masih wajar. Tapi, lebih dari 30 persen, itu sudah tidak wajar. Sampai di sana dananya tinggal 10 juta,” kata utusan dari PKS ini.

Menurut Dwi, dana potongan sebesar Rp.5 juta digunakan untuk memenuhi potongan dari beberapa pihak. Setelah dikroscek, beberapa Dusun penerima IP di wilayah Eromoko juga mengalami hal serupa. Namun nilai potongan tidak sama.

“Jika memang ada potongan resmi, seharunya potongan proyek IP semua sama. Perbedaan potongan inilah semakin menjadikan tidak wajar,” kata Dwi. Dwi berharap Pemkab mengevaluasi agar pada tahun-tahun selanjutnya tidak terjadi pemotongan yang tidak wajar.[Bagus]